MAJALENGKA, (FC).- Jelang waktu berbuka puasa, warga di sekitar saluran Sungai Cipelang Kecamatan Jatitujuh, digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang balita yang diketemukan sudah tak bernyawa.
Anggota Polres Majalengka bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait penemuan jasad seorang anak perempuan di saluran Sungai Cipelang, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, pada Kamis (19/3) petang kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban diketahui seorang balita berusia 2 tahun, warga Desa Jatitujuh. Berdasarkan kronologis kejadian, korban sebelum kejadian berada di rumah bersama kakaknya saat sang ibu pergi ke pasar.
Namun, setibanya ibu korban di rumah sekira pukul 17.00 WIB, korban sudah tidak ditemukan di lokasi. Upaya pencarian mandiri oleh keluarga dilakukan di sekitar saluran air sebelum akhirnya menerima informasi adanya penemuan jasad anak perempuan di wilayah Desa Putridalem, yang berjarak sekitar 1 Km dari rumah korban.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, melalui jajaran Polsek Jatitujuh mengonfirmasi bahwa setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan identifikasi awal, bersama saksi-saksi di lapangan, termasuk perangkat desa setempat.
“Sesuai arahan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, personel di lapangan segera melakukan tindakan kepolisian dengan mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke Puskesmas Jatitujuh, serta melakukan koordinasi medis untuk memastikan kondisi korban,” ujar Kasi Humas Polres Majalengka AKP Yayan, Jumat (20/3).
Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Jatitujuh menyatakan bahwa saat tiba, denyut nadi korban sudah tidak teraba dan napas sudah tidak ada.
Kondisi fisik korban menunjukkan wajah yang sudah pucat, sehingga tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Petugas kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Jatitujuh kemudian mengawal penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir, serta menolak untuk dilakukan otopsi lebih lanjut. Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah duka untuk dipulasara dan dimakamkan oleh pihak keluarga.
Atas kejadian ini pihaknya senantiasa mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tempat tinggal atau rumahnya dekat dengan area saluran air atau sungai.
Hal ini guna mencegah kejadian serupa atau hal-hal yang tidak diinginkan. (Munadi)













































































































Discussion about this post