Didampingi pengurus TP PKK Kuningan lainnya, Hj Iis, dirinya menolak jika disebutkan bantuan berupa beras, saat diterima warga Lingkungan Sukarame, Kelurahan Cipari, berkurang takarannya dari 4 kilogram menjadi 2,5 kilogram.
“Bukan berkurang takarannya, tapi memang ada kesalahan dari pihak kami saat memberikan blangko isian penerima bantuan. Takaran beras yang kami salurkan memang dari awalnya sebanyak 2,5 kg bukan 4 kg,” jelas Ika.
Sementara, dalam blangko yang diberikan untuk diisi data penerima bantuan, saat dibawa koordinator penyaluran, Saudara Atang, belum dirubah tulisan volume beras yang diberikan.
“Karena terburu-buru, dalam blangko fotokopian itu belum dirubah tulisan volume berasnya. Seharusnya dirubah dulu jadi 2,5 kg, karena memang yang diberikan dari sininya sudah segitu beratnya, ” kata istri Bupati Acep Purnama ini.
Pernyataan Ika tersebut dikuatkan pengurus PKK lainnya, Iis. Ia menjelaskan bahwa karena begitu banyaknya permohonan, maka bantuan tersebut takarannya dirubah jadi 2,5 kg agar semua pemohon bisa terbagi.
“Saat ini saja masih ada sejumlah 1.500 pemohon bantuan sembako yang datang ke Kantor TP PKK Kabupaten Kuningan, yang belum terbagi bantuan,” kata Iis.











































































































Discussion about this post