Dalam acara ini KPM Graduasi diberikan sertifikat oleh Direktur perlindungan dan jaminan sosial keluarga Rachmat Koesnadi dan Kepala Dinsos PPPA Kota Cirebon Iing Daiman.
Salah satu KPM Graduasi dari Kecamatan Pekalipan yang didampingi oleh Samsudin adalah Utin (50). Ia dan anaknya kini berdagang bawang goreng. Hasilnya, setelah dihitung-hitung cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari, ditabung, dan juga untuk anaknya.
Proses untuk graduasi Mandiri dilakukan dengan berbagai pendekatan oleh pendamping begitu juga support dan keterlibatan pendamping sosial tugas khusus dalam mendampingi dan merancang beberapa strategi untuk graduasi mandiri.
Tercatat sejak tahun 2019 hingga Juni 2020 PPKH Kota Cirebon telah berhasil menggraduasi sebanyak 885 KPM yang artinya sudah mendekati target 10%.
Dalam kesempatan ini, Direktur Jamsos, Rachmat Koesnadi juga memberikan apresiasi dan menanyakan jurus jitu kepada pendamping PKH Kota Cirebon yang telah mencapai targetnya 10% dari dampingan.
“Pendamping atas nama Nurhayati tercatat sebagai pendamping terbanyak mengraduasi KPMnya se PPKH Kota Cirebon yakni 75 KPM,” tuturnya.
Pada saat ditanya oleh Rachmat Koesnadi Perempuan yang mengenakan baju merah dengan muka yang tegang, ia bercerita menjadi Pendamping Sosial PKH sejak tahun 2018.














































































































Discussion about this post