KAB.CIREBON, (FC).- Desa Sinarancang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon masuk kategori desa rawan pangan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Sudiharjo di Sumber, Selasa (25/11).
“Di tahun 2025 ini hanya Desa Sinarancang yang rawan pangan, untuk desa lain sementara masih stabil,” kata Sudiharjo.
Faktornya, kata Harjo sapaan akrabnya, Desa Sinarancang bisa dikategorikan desa rawan pangan adalah terutama dari sisi ekonomi.
Lanjutnya, karena disana masyarakatnya masih banyak yang menjadi buruh serabutan seperti sebagai buruh bangunan, dan buruh di pabrik soun di desa setempat.
“Lahan pertanian bukan terbatas, cuma penduduk disana kebanyakannya berprofesi sebagai buruh,” jelasnya.
Untuk meningkatkan status rawan pangan menjadi rentan pangan, masih kata Harjo, pihaknya menyalurkan beras cadangan pemerintah (CPP) untuk ratusan KK di Desa Sinarancang.
“Kami menyalurkan di desa Sinarancang itu dari cadangan pangan pemda tahun 2025 ini jumlah totalnya 193 ton. Yang disalurkan ke Desa Sinarancang sekitar 3 ton, untuk 300 KK,” jelasnya.
“Untuk produksi pertanian itu ranahnya Dinas Pertanian. Kami hanya menyalurkan ke daerah-daerah yang rawan pangan saja,” imbuhnya.
Dikatakannya, untuk bantuan pangan dari pusat tahun 2025 pada semester ke empat ini rencananya disalurkan di bulan Oktober dan November, bahkan sudah mulai berjalan.
“Sudah ada disalurkan di beberapa desa dan sekarang sudah mulai berjalan. Dari Bulog itu. Jumlah totalnya kurang tahu ya, karena Bulog, itu adalah program pusat yang langsung kontak dengan bulog dan bulog menyalurkan langsung,” tandasnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post