“Hampir dua bulan ini pemerintah sudah menghentikan proses belajar mengajar di sekolah, pasti ada pengaruh. Namun demikian dalam hal belajar di rumah ini kepada para pendidik agar dituntut kreatifitaasnya, untuk menggantikan yang tadinya di kelas supaya intens proses belajar mengajar di rumah,” ujar Nuzul.
Nuzul Rachdy juga berharap terus terjalin komunikasi yang baik antara guru selaku pendidik dengan siswa dan orang tuanya agar proses pembelajaran online ini dapat berjalan dengan baik.
“Jangan berhenti untuk komunikasi terus dengan siswa dan orangtua siswa, kita khawatir dalam situasi ini kualitas pendidikan ada penurunan, jadi para guru harus terus memberikan edukasi baik kepada siswa maupun orang tua, siswa bukan libur tapi sedang melaksanakan belajar di rumah,” lanjutnya.
Nuzul juga mengakui dengan dilaksanakannya proses belajar mengajar secara online ini, tentunya ada keterbatasan dari sisi perangkat dan jaringan. Masih ada siswa didik yang berada di daerah-daerah pinggiran yang tidak terjangkau oleh jaringan internet.
“Sekali lagi kita semua harus dituntut kretifitasnya agar hambatan-hambatan tadi bisa diatasi,” ujarnya.















































































































Discussion about this post