Nofrijal menyebut Gemuruh Berbagi yang digagas Kedeputian Adpin merupakan model yang akan dikembangkan di kemudian hari. Jika selama Ramadan penyaluran bantuan dilakukan setiap akhir pekan, ke depan rencananya bakal dilakukan setiap bulan.
Adapun jumlah bantuan disesuaikan dengan kemampuan atau hasil donasi yang berhasil dikumpulkan.
“Negara kita ini negara yang harus selalu siap menghadapi musibah. Banyak sekali musibah yang menimpa kita. Itu sudah tidak terhitung lagi. Ada kebakaran, gempa bumi, tsunami, banjir, dan lain-lain. Di samping itu, kita dihadapkan pada kemiskinan. Karena itu, kepedulian sosial menjadi sebuah cara untuk saling membantu dan bangkit. Saat ini BKKBN memiliki 24 ribu PKB/PLKB. Satu PLKB saja bergerak, sudah banyak yang bisa dilakukan untuk masyarakat. Nah, ini dengan 24 ribu orang. Kami yakin dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat,” tandas Nofrijal.
Waspadai Kesertaan KB Turun
Di bagian lain, Nofrijal mengungkapkan, BKKBN terus mewaspadai kemungkinan turunnya kesertaan ber-KB akibat wabah covid-19. Apalagi, pantauan sementara yang dihimpun melalui pelaporan dan statistik rutin menunjukkan kemungkinan tersebut. Padahal, laporan baru mencakup capaian sampai dengan Maret 2020.












































































































Discussion about this post