KOTA CIREBON, (FC).- Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kota Cirebon terpantau lancar, berkat kesiapan petugas yang disiagakan penuh selama 24 jam di sejumlah titik strategis, khususnya di Jalur Pantai Utara (Pantura).
Pemerintah Kota Cirebon memastikan pengawasan arus kendaraan tetap berjalan optimal meski volume kendaraan menuju arah Jakarta mulai mengalami penurunan.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan kelancaran arus lalu lintas tidak lepas dari sinergi lintas instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melibatkan TNI, Polri, BPBD, hingga tenaga kesehatan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif selama periode arus balik Lebaran.
“Seluruh unsur terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD hingga tenaga kesehatan. Kami siaga 24 jam untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan masyarakat merasa aman,” ujar Edo kepada wartawan, Jumat (27/3).
Ia menjelaskan, petugas ditempatkan di berbagai titik rawan dan persimpangan utama untuk mengatur lalu lintas sekaligus memberikan bantuan kepada pemudik jika diperlukan.
Hasilnya, sepanjang arus mudik hingga arus balik tahun ini, kondisi lalu lintas di Kota Cirebon relatif terkendali tanpa hambatan berarti.
Bahkan, kata Edo, pemerintah daerah tidak perlu menerapkan rekayasa lalu lintas tambahan karena arus kendaraan masih dapat diurai secara normal oleh petugas di lapangan.
“Tidak ada rekayasa lalu lintas tambahan karena semuanya berjalan lancar. Ini berkat kesiapan petugas di setiap titik,” katanya.
Kelancaran tersebut juga dirasakan langsung oleh para pemilir. Salah satunya Yusuf Turmudzi, warga Kabupaten Brebes, yang mengaku perjalanannya menuju Bekasi melalui Jalur Pantura berlangsung tanpa kemacetan.
Ia berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dan memilih singgah sejenak di Kota Cirebon untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
“Perjalanan lancar, tidak macet. Ini saya berhenti dulu di Cirebon untuk istirahat,” ujarnya. (Agus)












































































































Discussion about this post