KOTA CIREBON, (FC).- Rapat Kerja Teknis (Rakernis) ke-13 Komisi Informasi se-Indonesia secara resmi dibuka di Cirebon.
Acara ini mengangkat tema “Mengawal Keterbukaan Informasi Publik dan/atau Pemerintahan Terbuka dalam Momentum Pilkada Serentak Se-Indonesia”.
Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro menekankan, pentingnya keterbukaan informasi dalam proses reformasi birokrasi.
Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan pilar utama untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Kami juga sedang menyiapkan upaya strategis terkait dengan indikator Keterbukaan Informasi Publik dalam indikator reformasi birokrasi,” katanya, Jumat (13/9).
Selain itu, Donny juga menyampaikan peran pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal keterbukaan informasi publik di momentum pilkada 2024 ini.
“Saya berharap melalui Rapat Kerja Teknis ini, kita dapat berdiskusi, bertukar pikiran, dan merumuskan strategi-strategi yang efektif untuk mengawal keterbukaan informasi publik dalam Pilkada Serentak”, imbuhnya.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Dukung Kinerja Komisi Informasi
Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Arif Kurniawan, selaku perwakilan tuan rumah dari lokasi penyelenggaraan Rakernis KI se-Indonesia turut hadir dan menyampaikan sambutan selamat datangnya di acara pembukaan ini.
“Semoga melalui terlaksananya Rakernis ini dapat meningkatkan pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia. Masyarakat dapat lebih bijak memilah mana informasi yang benar dan mana informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan”, ungkapnya.
Sekretaris Komisi Informasi Pusat, Nunik Purwanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakernis kali ini memiliki tujuan untuk memperkuat koordinasi nasional dalam menjalankan fungsi Komisi Informasi, serta menyusun langkah strategis untuk mendukung Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga: Komisi Informasi Kota Cirebon Visitasi ke Kejari Kota Cirebon
“Rakernis ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kelembagaan Komisi Informasi dan memastikan optimalisasi keterbukaan informasi di Indonesia,” ujarnya.
Melalui Rakernis ini, Komisi Informasi berharap dapat merumuskan strategi efektif untuk meningkatkan keterbukaan informasi, khususnya dalam menghadapi Pilkada Serentak yang akan datang, demi memastikan transparansi dan partisipasi publik yang lebih baik dalam proses demokrasi di Indonesia. (Frans)
















































































































Discussion about this post