KAB. CIREBON, (FC).- Kuwu Desa Kalimaro, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rohmat Hidayat, akan menjadikan persoalan sampah di desanya menjadi skala prioritas program kerja di awal masa kepemimpinannya. Namun untuk mensukseskan program tersebut harus mendapat dukungan pemerintahan terkecil yakni RT dan RW serta lembaga desa lainnya, sehingga akan melakukan pembenahan terlebih dahulu.
Kepada FC, Rohmat mengungkapkan, jalan 100 hari pasca dirinya dilantik menjadi kuwu definitif Desa Kalimaro, menjadi beban besar dirinya adalah bagaimana menciptakan situasi pasca pilwu, karena pilwu adalah perhelatan politik yang paling beresiko imbasnya, maka dalam 100 hari ke depan dalam upaya melakulan pembenahan lembaga dan aparat pemerintahan desa sebagai tonggak awal dukungan program kerja, dirinya akan mengedepankan silaturahmi.
“Silaturahmi adalah obat untuk mempersatukan masyarakat, tanpa silaturahmi tidak ada komunikasi yang baik, silaturahmi juga adalah ibadah, Insya Allah itu yang akan saya jalankan dengan RT RW, karena kita akan ditopang oleh pemerintah yang terkecil yakni RT RW, maka ini yang harus dibenahi dahulu,”ungkapnya, Sabtu (8/1)
Ditambahkan Rohmat, terkait program kerjanya ke depan, semua sudah tertuang dalam visi-misi yang akan dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) sebagai modal dasar untuk kinerja 6 tahun mendatang, namun yang sudah pasti untuk segera dilakukan adalah penanganan soal sampah. Menurutnya, persoalan sampah terjadi hampir di semua desa di Kabupaten Cirebon. Di Desa Kalimaro diakuinya sudah ada penangan sampah pada pemerintahan sebelumnya, sehingga dirinya akan melanjutkannya dan akan mencari formula baru cara penanganan sampah yang lebih baik untuk ke depannya.
“Kebetulan program sampah sudah di cover kuwu sebelum saya, dan saya juga terima kasih kepada beliau yang telah membuktikan kinerja yang baik dan akan saya melanjutkannya Insya Allah, saat ini kami masih dalam masa peralihan, maka faktor utama jalan yang ditempuh hatus dengan baik,” terangnya. (Nawawi)


















































































































Discussion about this post