KUNINGAN, (FC).- Awal Februari 2022 besok Ruas Jalan Baru Lingkar Caracas – Kedungarum sudah bisa dilalui pengguna jalan, setelah diresmikan pada waktu yang sama.
Jalan Baru Lingkar Timur tersebut, dimulai pembangunannya sejak tahun 2004 silam dimulainya perencanaan, dan tahun 2007 dimulainya pembangunan, seiring berjalan waktu dan hambatan, bahkan sempat mandeg pembangunannya beberapa tahun kebelakang akhirnya tahun 2022 ini jalan tersebut bisa dilalui oleh pengguna jalan.
Pembangunan jalan lingkar timur secara keseluruhan sepanjang 13,693 kilometer, Pembangunan jalur ini dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di jalur nasional.
Pengerjaan pembangunan jalan lingkar timur ini untuk menekan ketimpangan dan mengejar ketertinggalan, sehingga Kuningan kini tengah gencar membangun.
Sejumlah proyek infrastruktur skala besar diluncurkan pemerintah pusat, salah satunya yaitu secara bertahap membangun jaringan jalan baru.
Ruas pembangunan jalan lingkar timur terbagi menjadi lima seksi atau tahap, tiga di antaranya sudah rampung dilaksanakan yakni Sampora-Caracas sepanjang 1,345 Kilometer, Caracas-Panawuan dengan total panjang 2,303 Kilometer, dan Panawuan-Gara Tengah tercatat sepanjang 2.865 Kilometer.
Dan tahun terkahir yang dimulai sejak tahun 2019 kemarin yaitu Seksi IV membentang dari Garat Tengah hingga Karangmangu dengan panjang 2,850 Kilometer.
Sementara Seksi V mulai dari Karangmangu sampai Kedungarum atau tepatnya sampai Jalan Baru Kedungarum, Kecamatan Kuningan yang memiliki panjang 4,330 Kilometer.
Kepala Dinas PUTR Kuningan Ridwan Setiawan menyampaikan rasa syukur pembangunan jalan baru yang dimulai perencanaannya sejak tahun 2004 silam atau 18 tahun lalu sudah rampung dan bisa dinikmati secara keseluruhan oleh masyarakat Kabupaten Kuningan.
“Terkahir ini total mencapai 98 Miliar, itu diperuntukan badan jalan, jembatan, drainase dan lainnya seperti adanya tugu Sajati di titik akhir di Kedungarum, Alhamdulilah beres, nanti awal bulan Februari kita resmikan,” ungkap Ridwan, Minggu (9/1).
Mengingat panjangnya jalan, Ridwan mengaku akan mengalihkan status jalan tersebut ke Pemerintah Pusat agar menjadi jalan Nasional.
“Pemeliharaan jalan itu berat kalau ke kita, tahu sendiri anggaran pemeliharaan saat ini kecil diperuntukan 900 kilometer jalan yang ada di kuningan, ditambah lagi jalan lingkar timur, ya dirasa tidak mungkin sanggup,” jelas Ridwan.
Disamping itu, Ridwan menyebutkan usai jalan baru lingkar timur, pihaknya melanjutkan pembangunan lanjutan jalan baru lingkar timur ke Kadugede. tentunya ditargetkan tahun 2022 ini sudah tuntas untuk pembebasan lahan dan pembukaan lahan.
“Kita targetkan tahun ini beres untuk pembebasan dan pembukaan lahan, dan pembangunannya bisa dimulai tahun 2023 mendatang, dengan total anggaran 310 miliar,” kata Ridwan.
Selain jalan baru lingkar timur yang tuntas, Ridwan juga menyebutkan beberapa ruas jalan lainnya yang telah selesai pengerjaannya diantaranya lingkar darma, Palutungan – Puncak, semua bisa dilalui dengan nyaman. “Semua bisa berjalan berkat kerjasama dukungan semua pihak dan koordinasi yang baik dinas PUTR Kuningan,” kata Ridwan. (Ali)


















































































































Discussion about this post