KAB. CIREBON, (FC).- Meningkatnya angka positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon membuat pengelola pasar Desa Gebangilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon melaksanakan penyemporotan desinfektan secara rutin.
Penyemprotan dilakukan sebanyak dua kali dalam sepekan untuk memutus rantai penularan Covid-19 di area Pasar.
Mandor Pasar Desa Gebangilir, Iman Santoso mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan sejak awal pandemi, diantaranya melakukan swab masal kepada para pedagang pengunjung dan pengelola pasar.
Pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan di areal pintu masuk pasar serta melakukan penyemprotan desinfektan seluruh areal pasar secara berkala.
“Selama setahun kami mengawal untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di areal pasar, Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang terpapar maupun gejala, semua dalam kondisi sehat, dan mudah-mudahan seterusnya jangan sampai ada yang terpapar,” jelasnya, Minggu (18/7).
Sementara Sekdes Gebangilir Abdul Manaf mengungkapkan, berdasarkan data paparan Covid-19 di Desa Gebangilir semenjak awal pandemik hingga saat ini tercatat ada 17 warga yang meninggal dunia.
Kemudian 13 telah dinyatakan sembuh dan 12 orang saat ini masih menjalani isoman, baik di rumah maupun di rumah sakit.
Menurutnya, penyebaran Covid-19 tidak bisa terdeteksi,karena banyak yang terkonfirmasi positif tetapi tanpa gejala.
“Bisa jadi kita yang membawa atau orang lain yang membawa virus tidak pernah tahu, sehungga Satgas PPKM mikro Desa Gebangilir senantiasa memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat sampai di tingkat Dusun dan RT, RW. Kemudian penyemprotan desinfektan secara rutin di pasar Desa Gebangilir ini adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di areal pasar,” ungkapnya.
Menurut Manap sapaan akrabnya, berbagai upaya dilakukan oleh Satgas PPKM mikro Desa Gebangilir.
Selain melakukan penyemprotan desinfektan ke beberapa titik fasilitas umum, juga melakukan sosialisasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan proses dengan tetap melaksanakan 5M.
Selain itu pihaknya juga telah menggandeng Puskesmas untuk melakukan vaksinasi terhadap masyarakat yang kini sudah memasuki vaksinasi dosis kedua.
Dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengajukan untuk melakukan vaksinasi kepada pedagang dan pengunjung pasar Desa Gebangilir.
Sebab, pedagang dan pengunjung bukan hanya masyarakat Desa Gebangilir saja, melainkan banyak dari luar daerah Desa Gebangilir.
“Dengan upaya yang kami lakukan berharap rantai penyebara, semoga Covid-19 di Desa Gebangilir khususnya dan dan umumnya seluruh wilayah Indonesia segera terputus sehingga kita bisa menjalani kehidupan yang normal kembali,” harapnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post