KAB. CIREBON, (FC),- Paska terpilih menjadi Kuwu Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Gunungsari Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon dan dilantik Bupati Cirebon, Sri Umsari kini resmi menjabat.
Serah terima jabatan dari pejabat kuwu Desa Gunungsari Muhamad Arpik kepada Sri Umsari digelar di balai desa setempat, Kamis (8/7).
Camat Waled, H. Khamim kepada FC menjelaskan, Desa Gunungsari Kecamatan telah sukses melaksanakan pemilihan Kuwu PAW pada 19 Mei 2021.
Panitia telah menetapkan Sri Umsari yang tidak lain merupakan Istri Sekdes aktif di Desa Gunungsari dengan perolehan 20 Suara dari 31 Suara Sah.
Pelantikan sendiri sudah digelar di Gedung Paseben Sumber 30 Juni lalu oleh Bupati Cirebon, yang akan menghantarkan sampai pelaksanaan pemilihan kuwu serentak pada tahun 2023 mendatang.
“Saat ini dilaksanakan serah terima jabatan dari pejabat kuwu kepada kuwu PAW terpilih, “terangnya.
Menurutnya, Desa Gunungsari merupakan salah satu desa yang langganan banjir.
Dirinya berharap kepada kuwu PAW yang saat ini sudah memulai menjalankan tugasnya, perlu adanya iventarisir lokasi yang terparah diterjang banjir.
“Mulai dari sekarang, kuwu PAW harus mulai memetakan tempat mana saja yang paling parah saat banjir. Kemudian, solusi yang terbaik untuk pencegahan dan penanganan banjir,” ujarnya
Khamim menjelaskan, banjir yang datang secara mendadak akan membuat panik warga. Maka dengan adanya upaya pencegahan, akan minimalisasi kerugian material dan korban jiwa.
“Musyawarahkan dengan seluruh elemen masyarakat setiap ada permasalahan yang ada di desa, bila perlu libatkan Muspika,” jelasnya.
Dirinya mengucapkan selamat bertugas pada kuwu PAW dan terima kasih pada penjabat kuwu yang telah melakasanakan tugas dengan baik.
“Mari kita bersinergi dalam berbagai bidang, khususnya desa ini, agar lebih maju dan lebih baik,” ajaknya.
Kuwu PAW Desa Gunungsari, Sri Umsari mengungkapkan, paska pelaksanaan sertijab ini maka tugas memimpin Desa Gunungsari kini tertumpu dipundaknya.
Maka dirinya akan bersinergi dengan unsur Muspika dan pihak terkait juga perangkat desa. “Akan melanjutkan program yang sudah ada dan melakukan upaya pencegahan banjir, dengan komunikasi dinas terkait,” ungkapnya.
Masih dikatakan Sri, pencegahan dan penanganan banjir menjadi tanggung jawab seluruh pihak. Untuk itu diperlukan kerjasama yang baik agar minimalisasi banjir.
“Setelah sertijab ini, akan melakukan penanganan Covid-19. Karena sudah menjadi pandemi di Kabupaten Cirebon, maka perlu adanya kebersamaan dalam penanangan,” ujarnya.
Dirinya mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat, yang memberikan kepercayaan untuk memimpin desa ini. Tentunya tak akan ia sia-siakan untuk menjadikan desa ini lebih baik dari yang sudah baik.
“Dukungan warga sangat diperlukan guna mewujudkan desa maju dalam berbagai bidang. Terutama, perangkat desa yang solid dalam melaksanakan roda pemerintahan,” pungkasnya. (Nawawi).















































































































Discussion about this post