KOTA CIREBON, (FC).- Sejumlah komunitas di Kota Cirebon mengadakan aksi bersih-bersih Alun-alun Kejaksan, Rabu (19/5).
Mereka secara serentak sejak pagi hari membersihkan sampah di sekitar Alun-alun yang menjadi kebanggaan masyarakat kota Cirebon.
Aksi bersih-bersih sampah Alun-alun ini dilaksanakan bersama-sama dengan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Kadini.
Salah satu yang ikut kegiatan ini adalah dari komunitas Gowes Jumat Barokah (Gojubar), yang mengajak puluhan anggotanya mengadakan kegiatan bertema Gowes Rabu Bersih (Gorabsih).
Puluhan anggota komunitas Gojubar sudah berkumpul di Alun-alun sejak jam 7.00 pagi, setelah gowes melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon.
Ketua komunitas Gojubar, Taufik Riyadi mengatakan, pihaknya sangat peduli dengan Kota Cirebon, khususnya kebersihan Alun-alun Kejaksan yang belum lama ini diresmikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Antsuas masyarakat Kota Cirebon begitu besar untuk datang dan melihat wajah baru Alun-alun Kejaksan yang telah direvitalisasi selama setahun itu.
Namun sayangnya, masih kurangnya kesadaran pengunjung yang membuang sampah sembarangan, meski sudah tersedia tempat-tempat sampah.
Hal itu mengundang keprihatinan, sehingga pihaknya tergerak berinisiatif melakukan kegiatan bersih-bersih Alun-alun ini sebagai wujud kepedulian.
“Alun-alun Kejaksan kan sudah jadi ikonnya Kota Cirebon. Setelah alun-alun jadi ternyata euforianya sangat luar biasa, sehingga masyarakat mungkin masih belum perduli dengan kebersihan. Jadi mereka masih buang sampah sembarangan,” ujar Taufik kepada FC disela kegiatan tersebut
Sekedar diketahui, komunitas Gojubar sebelumnya memiliki program kegiatan rutin bertema Donasi Lengko yang sudah dua tahun berjalan.
Mereka bersepeda sambil bersedekah dengan membagi-bagikan nasi bungkus kepada para tukang becak dan kaum dhuafa setiap hari Jumat.
Kepala DLH Kota Cirebon, Kadini sangat mengapresiasi kegiatan peduli kebersihan kota ini.
“Dinas Lingkungan Hidup tentunya sangat berterima kasih sekali, karena bagaimana pun juga peran masyarakat sangat penting dalam pembangunan kota. Diantaranya ikut sama-sama memiliki Kota Cirebon dengan Gerakan Kebersihan,” kata Kadini kepada FC.
Kegiatan ini juga membantu meringankan beban petugas DLH. Sebab, kata Kadini, petugas tak akan bisa apa-apa jika tanpa peran serta masyarakat.
“Karena kalau kami dari petugas kebersihan sendiri yang memang membersihkan sampah, mengangkut sampah dari TPS ke TPA juga sangat berat sekali bagi kami,” pungkasnya.
Lebih lanjut Kadini mengatakan, DLH juga memiliki program kegiatan kerja bakti Jumat Bersih (Jumsih) untuk menjaga kebersihan lingkungan kota.
Kadini mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membantu membersihkan kota Cirebon agar kota menjadi indah dan bersih.
“Sesuai dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota, yaitu Cirebon kota bersih, kota hijau, dan kota tertib. Mudah-mudahan ini bisa tercapai,” tukasnya. (Andriyana)
















































































































Discussion about this post