KAB. CIREBON, (FC).- Berkembangnya rumor di tengah masyarakat Desa Picungpugur Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon terkait pencairan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD), membuat Kuwu setempat angkat bicara, bahwa BLT DD belum turun dan belum dibagikan.
Kepada FC, Kuwu Desa Picungpugur Saki menjelaskan, saat ini yang sudah tersalurkan bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat diantaranya BPNT, PKH dan BST sampai tahap 4, membuat sejumlah masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan BLT DD mempertanyakan.
Selain itu ada orang yang tidak bertanggungjawab menghembuskan rumor yang mengatakan bila anggaran BLT DD sudah turun, namun masih belum dibagikan oleh Pemdes.
Hal itu sangat disayangkan oleh Pemdes Picungpugur, apalagi tidak segera mengklarifikasi atau menanyakan langsung ke Pemdes.
“Isu ditengah masyarakat bahwa BLT DD sudah turun itu tidak benar, masyarakat sebaiknya menanyakan langsung ke Pemdes, jangan menerima informasi mentah-mentah tanpa melakukan klatifikasi,” ungkapnya, Rabu (14/4)
Dijelaskan Saki, pada dasarnya Pemdes Picungpugur bukan tidak mau menerima kritikan dari masyarakat, asalkan selama kritikan tersebut untuk membangun dan kebaikan, bukan kritikan yang tidak bertanggungjawab.
Lanjut dia, seharusnya informasi yang datang dari luar jangan diterima memtah-mentah kemudian menyalahkan Pemdes.
Hal itu membuat Pemdes merasa terganggu dalam menjalankan kinerjanya, ada baiknya jika memang enggan langsung ke kantor balai desa bisa menanyakan langsung ke RT, RW, Kadus atau lembaga desa lainnya,.
Karena informasi ini juga sebenarnya sudah disampaikan baik dilingkungan pemerintahan desa maupun lembaga-lembaga desa sampai kepada RT dan RW.
“Kami tidak mempermasalahkan, tetapi merasa terganggu jika sampai menuduh, yang pasti sampai saat ini dana BLT DD belum ada dan sudah disampaikan kepada lembaga, kalau memang ada masyarakat yang tidak puas bisa menanyakan langsung ke desa,” harapnya.
Lebih lanjut Saki menjelaskan, bahwa hasil kesepakatan dalam musyawarah desa khusus (musdesus) yang digelar beberapa waktu lalu bahwa BLT DD Picungpugur menganggarkan untuk 108 KK yang akan disalurkan setiap bulan sebesar Rp300 ribu/KK.
Namun karena ada beberapa warga atau KK yang tidak menerima bantuan apapun baik BPNT, PKH, maupun BST, para penerima BLT DD akan berbagi dan sudah disepakati bersama dan diketahui oleh BPD dan lembaga desa serta RT dan RW.
“Hasil kesepakatan pada msdesus BLT DD akan dibagi rata, jumlah penerima sebanyak 108 KK dan masing-masing akan menerima Rp300 ribu,” jelasnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post