KUNINGAN, (FC).- Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan menggelar pelepasan Praktik Belajar Lapangan (PBL), Senin (23/11).
Hadir pada giat tersebut Rektor Unisa Kuningan Nurul Iman Hima Amarullah, Warek I Unisa Kuningan Aep Saepudin, Dekan Fikes Unisa Kuningan Hanan Sudiana, Kabid SDK Dinas Kesehatan Kuningan Hj. Eva Maya, Pimpinan Puskesmas Sukamulya, Nusaherang, Kramatmulya, dan Cigandamekar, dan 50 orang mahasiswa Fikes Unisa Kuningan peserta PBL.
Rektor Unisa Nurul Iman menyampaikan bahwa Praktek Belajar Lapangan adalah suatu proses pembelajaran lapangan yang perlu ditempuh mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dalam akademik secara terintegrasi. Dalam hal ini mahasiswa dituntut mampu memberikan pelayanan kesehatan berdasarkan ilmu pengetahuan, keterampilan dan etika profesi secara komphrehensif melalui pengalaman nyata di Puskesmas atau rumah sakit.
“Mahasiswa Fikes Unisa yang ikut program PBL tahun 2020 terdiri dari mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi dan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat. Jumlahnya ada 50 orang. Mereka nantinya akan ditempatkan di empat puskesmas yang berbeda. Ada Puskes Sukamulya, Puskes Kramatmulya, Puskes Nusaherang, dan Puskes Cigandamekar,” papar Iman.
Iman lebih lanjut menyampaikan bahwa PBL diharapkan dapat dijadikan kesempatan oleh mahasiswa untuk menimba pengetahuan dan pengalaman di lapangan.
“Potensi interaksi mereka nanti dengan kondisi real atau dengan masyarakat sebagai konsumen tentu akan tinggi. Hal itu akan menjadi pengalam menarik dan unik bagi mahasiswa, silakan dipelajari dan ditempuh sebaik mungkin untuk modal pengalaman nanti setelah lulus,” jelasnya.
Dihadapan forum juga, Iman meminta doa dan dukungan kepada semua pihak tentang rencana akreditasi program Studi Ilmu Gizi pada tanggal 26 November 2020 dan program Studi Kesehatan Masyarakat tanggal 5 Desember 2020.
“Semoga nanti akreditasi yang dilaksanakan secara daring berjalan lancar dan memeroleh hasil yang maksimal. Sehingga dapat menjadi bekal tambahan bagi rekan-rekan mahasiswa yang lulus nanti dalam hal legalitas administrasi lulusan,” harapnya.
Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Kabid SDK Dinkes Kuningan Hj. Eva Maya. Ia menerangkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan menyambut baik program PBL Fikes Unisa Kuningan.
“Saya harap, program ini dapat berjalan secara optimal dan meraih manfaat yang komprehensif juga. Bukan hanya pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa, diharapkan mahasiswa kesehatan Unisa juga dengan ikut PBL menjadi faktor pendukung dalam terciptanya pola hidup sehat masyarakat yang lebih baik dengan tetap bekal pengetahuan, skill, dan etika yang telah diperoleh di kampus,” terangnya.
Terakhir perwakilan Pimpinan Puskesmas yang hadir, yakni Kepala Puskesmas Sukamulya, Andri Sentanu, M.Kes menyatakan bahwa sebagai pimpinan di lokasi tempat PBL mahasiswa Fikes Unisa Kuningan, dirinya menyambut baik.
“Nanti di lapangan, kita saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Rekan-rekan apabila ada kesulitan bisa koordinasi dengan bagiannya. Sehingga PBL bukan hanya praktik belajar saja, melainkan dapat menjadi gambaran utuh bagaimana nanti rekan-rekan di lingkungan kerja setelah lulus,” pungkasnya.
Disampingi agenda tersebut, FIKES Unisa juga melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kuningan, yang ditandai dengan penandatanganan MoU terkiat penyelenggaran pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Hj. Susi Lusiyanti, menyambut baik adanya kerjasama antara Unisa Kuningan dengan Dinas Kesehatan Kuningan.
“Dengan adanya kerjasama ini diharapkan kita dapat mengawal pembangunan kesehatan yang baik bagi masyarakat Kuningan dengan pelbagai metode. Banyak cara, bisa penyuluhan, bisa penelitian, sehingga pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin baik dan utuh. Masyarakat sehat, Kuningan kuat,” paparnya.
Terakhir, Rektor Unisa menyampaikan apresiasinya terhadap Dinas Kesehatan Kuningan dan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Kuningan.
“Kerjasama ini semoga menjadi awal yang baik bagi dunia kesehatan di Kabupaten Kuningan. Adik-adik mahasiswa dapat menjadikan kesempatan ini dengan berinteraksi dengan tenaga professional di bawah naungan Dinkes Kuningan untuk meningkatkan pengetahun dan pengalaman. Selain itu tentu banyak program yang bisa dilaksanakan sama-sama dalam bidang kesehatan,” jelasnya. (Ali)











































































































Discussion about this post