MAJALENGKA, (FC).- Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Majalengka kembali turun kejalan dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona yang masih belum menunjukan adanya grafik penurunan.
Sejak pandemi Covid-19, Angkatan Muda Muhammadiyah terus gencar melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan guna masyarakat sadar untuk ikut serta membantu pemerintah dalam menuntaskan angka terpapar nya virus yang berasal dari Negara China tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Majalengka. Pihaknya terus membagi-bagikan masker, sebagai salah satu cara yang dilakukan dalam upaya pencegahan virus corona.
“Terhitung sekitar 3 bulan terakhir, kita AMM Majalengka terus bagi-bagikan masker. Dalam setiap aksi sekitar 200 sampai 300 buah masker yang kita berikan,” ujar Hendriana kepada wartawan, Kamis (12/11).
Sampai saat ini, sambung Hendri, sudah ada 12 titik yang pernah didatangi untuk program kemanusiaan tersebut. Pihaknya lebih memaksimalkan pendisiplinan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas diluar rumah yang kedapatan tidak menggunakan masker.
“Fokus kami pengguna jalan raya,” ucap koordinator aksi Hendriana saat membagikan masker di Bunderan Cigasong.
Dalam beberapa kali giat aksi sosialnya, Ketum IMM menjelaskan dari sejumlah 12 kali turun ke jalan, saat ini terlihat adanya penurunan terkait pelanggaran disiplin di kalangan masyarakat yang tidak menggunakan masker.
“Sekalian kali kita turun ke jalan, kita merasakan ada dampak positif yang kita lakukan dan utamanya para stakeholder terkait yang senantiasa melakukan operasi yustisi sehingga hanya sedikit yang terlihat tidak menggunakan masker,” jelasnya.
Aksi ke 12 ini yang berlokasi di Bundaran Cigasong bukan yang terakhir, akan tetapi Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Majalengka akan melakukan kegiatan serupa di Dua titik lokasi yang berbeda lagi.
“Kita masih ada beberapa lokasi lagi, yakni di Kecamatan Kadipaten dan Kecamatan Maja,” tandasnya. (Munadi)















































































































Discussion about this post