MAJALENGKA, (FC).- Media massa memiliki peran strategis dalam mengelola informasi terkait Covid-19. Bukan hanya memberitakan data dan fakta terkait kasus positif, tetapi juga kasus sembuh pun perlu diinformasikan ke publik.
Disamping itu pula media massa agar bisa memompa semangat masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari hari seperti mencuci tangan, jaga jarak dan selalu pakai masker saat keluar rumah.
Hal itu disampaikan Bupati Majalengka, H.Karna Sobahi dalam kegiatan ngariung bareng di Jumat berkah bersama insan media yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9).
Bupati Karna mengatakan, saat ini tingkat kedisiplinan masyarakatnya dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 masih rendah. Media massa memiliki peran penting terkait meningkatkan kesadaran tersebut.
“Menghadapi kebiasaan masyarakat tidaklah mudah. Menyalahkan mereka juga tidak mungkin. Peran media massa sangat penting dalam memberikan edukasi masyarakat agar mereka sadar akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19 di masa pandemi ini,” katanya.
Di luar peran serta media massa, Karna meminta segenap petugas tidak lelah melawan pandemi yang sudah memakan korban ribuan jiwa. Namun, Karna kembali mengingatkan agar tidak sampai melukai hati masyarakat dalam proses perang melawannya.
“Ini bukan kultur masyarakat kita. Saya rasa soal mentalitas. Di lapangan tidak sedikit ditemukan masyarakat yang tidak mengenakan masker. Bukan karena tidak punya. Alasannya malas. Pas ada razia, baru dipakai. Perlu kesadaran dari semua terhadap pentingnya pencegahan,” tutur Karna.
Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Jejep Falahul Alam didampingi Kordinator Divisi dan Kebijakan Publik, Inin Nastain mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Majalengka terhadap wartawan.
Apalagi saat ini media selalu hadir dan menyampaikan informasi ya ng akurat kepada masyarakat, baik itu informasi pbangunan, pendidikan ataupun juga terkait penanganan pemerintah terhadap penyebaran covid 19.
“Diskusi rutin ini sebagai upaya membangun iklim intelektual di kalangan wartawan dalam mengupas beragam persoalan kekiniaan,” tukasnya. (Munadi)















































































































Discussion about this post