KAB.CIREBON, (FC).- Pembangunan fasilitas cold storage di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, diproyeksikan menjadi pengungkit penguatan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Fasilitas yang dibangun melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) vendor Cirebon Power bersama mitra dari Jepang itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan sekaligus mendongkrak kesejahteraan nelayan.
Rencana pembangunan tersebut disosialisasikan dalam Musyawarah Desa (Musdes), Selasa (30/6), yang dihadiri pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait. Forum itu digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi dan manfaat fasilitas yang akan dibangun.
Ketua BPD Desa Citemu, Lukman Hakim, mengatakan pembangunan cold storage merupakan bagian dari sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor perikanan berbasis pemberdayaan nelayan.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Citemu,” ujarnya.
Menurut Lukman, fasilitas tersebut berbeda dengan gudang pendingin konvensional. Bangunan itu tidak difungsikan sebagai tempat penyimpanan ikan dalam jumlah besar, melainkan sebagai pusat produksi dan pengisian tabung pendingin portabel yang akan dibawa nelayan saat melaut.
Tabung pendingin tersebut dirancang untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan, khususnya rajungan, sejak diangkat dari laut hingga tiba di darat. Dengan kualitas hasil tangkapan yang tetap terjaga, nilai jual komoditas perikanan diyakini akan meningkat.
“Mutu hasil tangkapan yang lebih baik tentu akan berdampak pada peningkatan harga jual dan pendapatan nelayan,” katanya.
Selain mendukung produktivitas nelayan, fasilitas cold storage juga dirancang menggunakan energi tenaga surya sebagai sumber listrik utama.
Pemanfaatan energi terbarukan itu dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus mendukung pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lukman menjelaskan, keberadaan fasilitas tersebut akan melengkapi rantai pasok perikanan di kawasan KNMP, mulai dari penanganan awal hasil tangkapan hingga menjaga standar mutu sebelum dipasarkan.
“Fasilitas ini menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan daya saing produk perikanan nelayan Citemu,” jelasnya.
Ia berharap dukungan melalui program CSR tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sektor perikanan di wilayah tersebut.
“Kami mengapresiasi vendor Cirebon Power dan mitra dari Jepang yang telah memberikan dukungan. Semoga fasilitas ini dapat dikelola secara optimal dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post