KUNINGAN, (FC).- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Darma terus berupaya memperkuat pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Salah satunya melalui pelatihan pemulasaran jenazah yang diikuti 38 petugas kifayah dari berbagai desa di Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Rabu (24/6).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Darma tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman para petugas kifayah dalam melaksanakan pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Pelatihan berlangsung secara teori dan praktik dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang fikih pemulasaran jenazah. Para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari tata cara penanganan jenazah sejak awal wafat hingga proses pemakaman.
Pemateri utama, H Mamat, menjelaskan secara rinci tahapan pengurusan jenazah berdasarkan panduan syariat Islam. Materi yang disampaikan meliputi tindakan awal setelah seseorang meninggal dunia, tata cara memandikan jenazah, mengkafani, menyalatkan, hingga proses pemakaman.
Menurutnya, pemahaman yang benar terkait pemulasaran jenazah sangat penting agar pelaksanaan fardu kifayah di masyarakat dapat berjalan sesuai tuntunan agama.
Selain materi fikih, peserta juga dibekali pengetahuan teknis yang diperlukan saat bertugas di lapangan. Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian teori, tetapi juga praktik langsung menggunakan manekin sebagai media simulasi.
Dalam sesi praktik, peserta mempelajari teknik pengukuran kain kafan, tata cara membungkus jenazah, pelaksanaan salat jenazah, hingga prosedur pemakaman yang sesuai syariat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendampingan langsung dari pemateri sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan secara lebih mendalam.
Kepala KUA Kecamatan Darma, H. Aang Muh Saeful Anwar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan petugas kifayah yang memiliki kompetensi memadai menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan keagamaan di tingkat desa.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para petugas kifayah tentang tata cara pengurusan jenazah yang benar, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri saat menjalankan tugas di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi dan pemahaman fikih di antara petugas kifayah sehingga pelayanan yang diberikan dapat berjalan lebih baik dan sesuai ketentuan agama.
Selain peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi sarana kaderisasi petugas kifayah di setiap desa. Regenerasi dinilai penting agar keberadaan petugas yang memiliki kemampuan pemulasaran jenazah tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
“Dengan adanya kaderisasi yang berkelanjutan, pelayanan pengurusan jenazah di setiap desa dapat terus berjalan optimal, cepat, dan tetap berpedoman pada syariat Islam,” katanya.
Melalui pelatihan tersebut, UPZ Kecamatan Darma berharap para petugas kifayah semakin siap menjalankan tugas sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Keberadaan mereka menjadi bagian penting dalam membantu warga melaksanakan kewajiban fardu kifayah secara baik, benar, dan penuh tanggung jawab. (Angga)












































































































Discussion about this post