KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran melanda area produksi PT Smart TT, pabrik pengolahan bahan PVC di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Minggu (31/5) malam.
Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan pabrik.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon menerima laporan kejadian pada pukul 21.45 WIB. Regu I Damkar Sektor Pangenan langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi delapan menit kemudian.
Saat petugas tiba, api telah membesar di area produksi bahan list dan partisi PVC. Upaya pemadaman segera dilakukan guna mencegah kebakaran meluas ke bagian pabrik lainnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan petugas bergerak cepat begitu menerima laporan dari lokasi kejadian.
“Setibanya di lokasi, api sudah cukup besar sehingga fokus utama kami adalah melakukan pemadaman sekaligus mencegah perambatan ke bangunan lain,” ujarnya.
Untuk memperkuat penanganan, Damkar Sektor Pangenan meminta dukungan armada dari sektor Lemahabang, Losari, Cikulak, dan Weru. Sebanyak lima unit mobil pemadam diterjunkan dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kabid PPSP bersama jajaran pemadam kebakaran setempat.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam. Api berhasil dipadamkan pada pukul 22.50 WIB, sementara proses pendinginan selesai pada pukul 23.34 WIB.
Berdasarkan keterangan pekerja, sebelum kebakaran terjadi sedang berlangsung aktivitas pengovenan kayu yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan list dan partisi PVC.
Sekitar pukul 21.15 WIB, api pertama kali terlihat keluar dari celah pintu oven di bagian belakang bangunan.
Karyawan yang bertugas sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dan 12 tabung alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, kobaran api terus membesar hingga petugas keamanan mendatangi Pos Damkar Pangenan untuk meminta bantuan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu suhu berlebih pada area oven. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Akibat peristiwa tersebut, area seluas sekitar 180 meter persegi terbakar bersama sejumlah bahan baku produksi.
Sementara itu, petugas berhasil menyelamatkan sekitar 3.820 meter persegi area pabrik dari total kawasan seluas 4.000 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait. (Nawawi)













































































































Discussion about this post