KAB.CIREBON, (FC).- Seorang nelayan asal Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di perairan muara setempat, Senin (23/3).
Berdasarkan keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, insiden bermula saat sebuah kapal nelayan yang membawa dua anak buah kapal (ABK) mengalami mati mesin ketika melaut.
Kapal tersebut berangkat sekitar pukul 13.00 WIB dari Sungai Cisanggarung, Dusun 02, Desa Tawangsari, menuju laut untuk mencari ikan, dengan dua awak kapal yakni Awid (50) dan Karjan (42).
Saat berada di perairan Muara Tawangsari, mesin kapal mendadak mati. Upaya perbaikan sempat dilakukan, namun kondisi perahu yang miring membuat kedua nelayan panik dan memutuskan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Keduanya berusaha berenang menuju daratan. Dalam peristiwa tersebut, Awid (50) berhasil selamat, sementara Karjan (42) dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang diterima dari Polsek Losari dengan berkoordinasi bersama Pos SAR Cirebon.
“Tim rescue Pos SAR Cirebon telah diberangkatkan untuk melakukan asesmen dan pencarian korban,” ujarnya, Selasa (24/3).
Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari, dengan dukungan peralatan SAR air, komunikasi, medis, serta perlengkapan keselamatan.
Hingga saat ini, tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian. (Ghofar)













































































































Discussion about this post