KOTA CIREBON, (FC).- Arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Cirebon mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mencatat lonjakan volume kendaraan di Jalur Bypass pada H+2 Lebaran, Selasa (24/3).
Berdasarkan data pemantauan pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, ribuan kendaraan melintasi jalur Bypass Kota Cirebon dalam waktu satu jam.
Kendaraan roda dua mendominasi dengan jumlah mencapai 2.835 unit. Sementara itu, mobil pribadi tercatat sebanyak 665 unit, dan angkutan umum kecil sekitar 25 kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan peningkatan arus kendaraan ini merupakan bagian dari pergerakan arus balik pemudik yang mulai kembali ke daerah asalnya setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Menurut Andi, puncak arus balik lebaran diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang.
“Puncak pertama diprediksi berlangsung malam ini hingga besok. Kemudian puncak kedua diperkirakan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026,” ujar kepada About Cirebon.
Ia menjelaskan, arus balik ini juga dipengaruhi oleh jadwal masuk kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dimulai pada Kamis mendatang. Hal ini membuat sebagian pemudik memilih kembali lebih awal untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Dengan adanya jadwal masuk kerja tersebut, potensi lonjakan kendaraan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan,” ungkapnya.
Menurut Andi, Dishub Kota Cirebon bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, khususnya di jalur-jalur utama seperti Bypass.
Pemerintah Kota Cirebon pun mengimbau para pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta beristirahat jika merasa lelah. (Agus)













































































































Discussion about this post