KAB.CIREBON, (FC).- Penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di ruas tol berdampak pada kepadatan kendaraan di jalur arteri Pantai Utara (Pantura), khususnya di Simpang Empat Palimanan, Kabupaten Cirebon, Senin (23/3).
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta mengular hingga sekitar 2 kilometer dari titik simpang.
Kepadatan dipicu oleh pengalihan arus kendaraan dari jalan tol ke jalur Pantura.
Selain itu, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah juga mengalami peningkatan volume. Kondisi ini merupakan imbas dari pemberlakuan one way dari Cikampek hingga Semarang, yang membuat sebagian kendaraan keluar tol dan melintasi jalur arteri.
Kendaraan yang melintas didominasi bus antarkota, kendaraan pribadi, serta sepeda motor. Tingginya volume lalu lintas menyebabkan laju kendaraan tersendat, terutama di titik persimpangan dan kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Di sisi lain, momentum libur Lebaran turut mendorong peningkatan mobilitas warga. Sejumlah masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk berwisata, sehingga menambah kepadatan di jalur Pantura.
Meski demikian, hingga pukul 17.00 WIB, arus lalu lintas dari Simpang Empat Palimanan hingga kawasan Plered masih terpantau ramai lancar.
Kendaraan tetap dapat melintas meski dengan kecepatan terbatas, terutama akibat aktivitas pasar tumpah di beberapa titik.
Petugas gabungan dari Polresta Cirebon tampak bersiaga dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan.
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring meningkatnya arus balik Lebaran. (Johan)















































































































Discussion about this post