KAB.CIREBON, (FC).- Kawasan eks tanaman sawit di hutan Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, mulai dialihfungsikan dengan penanaman tanaman produktif.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Jawa Barat yang melarang keberadaan tanaman sawit di wilayah Jawa Barat.
Penanaman dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasaleman, Pemerintah Desa Cigobang, serta perwakilan petani, Kamis (5/2).
Camat Pasaleman, Agustiana, mengatakan penanaman bibit tanaman produktif dilakukan sebagai pengganti tanaman sawit yang sebelumnya telah dicabut sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Di Jawa Barat tidak diperkenankan ada tanaman sawit. Karena itu, setelah dilakukan pencabutan, hari ini kami mulai menanam tanaman pengganti yang lebih sesuai dan bermanfaat,” ujar Agustiana.
Ia berharap tanaman produktif tersebut dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan Cigobang.
Penanaman yang dilakukan hari ini, lanjutnya, bersifat simbolis dan akan dilanjutkan dengan penanaman serentak oleh para petani.
“Kami berterima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon yang telah menyediakan bibit tanaman produktif sebagai pengganti sawit,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Durahman Jaya Supena, menyampaikan bahwa penanaman di kawasan eks sawit ini baru dimulai setelah proses pencabutan tanaman sawit rampung dilakukan beberapa hari sebelumnya.
“Berdasarkan permohonan para petani, kami memberikan bantuan bibit tanaman varietas produktif yang memiliki nilai ekonomi dan sesuai dengan karakteristik lahan,” ujarnya.
Sebanyak 300 bibit tanaman produktif disalurkan kepada petani, terdiri atas 150 bibit mangga gedong gincu, 50 petai, 50 sawo, dan 50 alpukat.
Durahman mengimbau para petani untuk segera mengambil bibit di balai desa dan melakukan penanaman agar kawasan hutan Cigobang kembali tampak asri, produktif, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Bibit sudah kami serahkan. Kami harap segera ditanam agar kawasan ini tidak hanya hijau kembali, tetapi juga memberi nilai tambah bagi petani dan masyarakat,” pungkasnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post