KAB.CIREBON, (FC).- Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Kabupaten Cirebon melaksanakan Musda yang Ke-III tahun 2025 di salah satu hotel di Kota Cirebon, Sabtu (20/12) kemarin.
Puluhan LPM Desa yang mewakili masing-masing kecamatan se-Kabupaten Cirebon. Pimpinan LPM Jawa Barat, H Rahmat Sulaeman beserta jajarannya, dan perwakilan dari Dinas PMD Kabupaten Cirebon hadir dalam Musda LPM Kabupaten Cirebon Ke-III ini.
Dalam Musda LPM Kabupaten Cirebon tersebut menyepakati keputusan-keputusan strategis, di antaranya tentang konsolidasi organisasi di wilayah Kabupaten Cirebon, program kerja yang visioner, dan menetapkan Ahmad Gunawan menjadi ketua terpilih sekaligus formatur LPM Kabupaten Cirebon untuk masa bakti 2025-2030.
Ketua LPM Kabupaten Cirebon, Ahmad Gunawan mengatakan, melalui musyawarah daerah LPM tingkat Kabupaten Cirebon yang telah digelar, pihaknya berkomitmen bahwa di bawah komando dirinya LPM Kabupaten Cirebon harus bangkit kembali.
Juga, semangat dan gairah dari para ketua LPM beserta jajaran LPM di tingkat desa dan kelurahan untuk meningkatkan kembali semangat gotong royong nya, semangat karyanya dan semangat partisipasi aktif nya sebagai bagian penting dan strategis dalam lingkungan masyarakat dan desa.
“Harapan kami, transformasi masyarakat Kabupaten Cirebon terutama LPM ini berubah atau bergeser dari objek pembangunan menjadi subjek pembangunan, yaitu kita diharapkan bisa mendapatkan akses peningkatan kapasitas, partisipasi aktif dan kemandirian ekonomi yang menjadi salah satu capaian kinerja dalam periode tersebut,” kata Gunawan sapaan akrabnya, Minggu (21/12).
Menurutnya, LPM Kabupaten Cirebon juga menekankan eksistensi lembaga yang bergantung pada sinergi antara LPM dan Pemkab Cirebon pada umumnya serta masing-masing desa pada khususnya agar bisa melakukan berbagai hal yang produktif dan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.
“Kita harus juga memperjuangkan legalitas dan operasional, dukungan anggaran serta kemitraan yang sejajar yang diaplikasikan oleh pemerintah,” katanya.
“Diharapkan pemerintah menempatkan LPM sebagai mitra strategis bukan sekadar stempel untuk kelengkapan administrasi pembangunan saja,” imbuhnya.
Lebih luas lagi, Gunawan kembali mengharapkan agar LPM di desa maupun kelurahan menjadi jembatan atau bridging yang mempercepat distribusi kemakmuran serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui berbagai akselerasi pembangunan infrastruktur, penanganan isu sosial dan penanganan sinkronisasi program.
“Intinya kami berharap, melalui LPM Kabupaten Cirebon yang sudah tekonsolidasi bersama LPM desa dan kelurahan se-Kabupaten Cirebon LPM mulai bangkit, berdaya dan memberikan dampak dalam peningkatan dan percepatan kesejahteraan masyarakat, hal ini hanya bisa dicapai jika ada kemauan political will dari pemerintah untuk memperkuat posisi LPM dan semangat gotong royong dari warga desa dan Kabupaten maupun lembaga LPM itu sendri,” tandasnya. (Ghofar)

















































































































Discussion about this post