MAJALENGKA, (FC).- Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka yang membahas pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Dana Cadangan Investasi berlangsung panas.
Seluruh anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) memilih walk out (WO) dari ruang sidang rapat paripurna, setelah usulan mereka untuk musyawarah internal fraksi terlebih dahulu tidak diakomodasi, Selasa (16/12) sore kemarin.
Ketua DPRD Majalengka, Didi Supriadi, menjelaskan, Fraksi PDIP meminta agar pembahasan Raperda pencabutan dana cadangan investasi dihentikan sementara. Fraksi PDIP menginginkan kejelasan terlebih dahulu terkait peruntukan dana cadangan yang akan dicabut sebelum pengambilan keputusan dilakukan.
“Fraksi PDI-P meminta agar Raperda dana cadangan ini dimusyawarahkan terlebih dahulu di internal fraksi. Fraksi PDI-P ingin penjelasan yang lebih detail soal peruntukan dana yang dicabut dari dana cadangan,” kata Didi yang juga turut walk out karena dari Fraksi PDIP Majalengka.
Namun, mayoritas fraksi lainnya tidak sepakat jika rapat paripurna di-break atau ditunda. Situasi itu membuat Ketua Fraksi PDIP menginstruksikan seluruh anggota fraksinya untuk meninggalkan ruang sidang.
“Karena fraksi lain tidak sepakat untuk break, akhirnya dari PDI-P diinstruksikan walk out,” tegas Didi.
Meski diwarnai aksi walk out, rapat paripurna tetap berlanjut dan dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Majalengka.
“Rapat paripurna tetap berlanjut karena terpenuhi kuorum,” kata Wakil Ketua DPRD Majalengka, Asep Eka Mulyana.
DPRD Kabupaten Majalengka, kemudian menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang investasi daerah dalam paripurna tersebut.
Asep Eka Mulyana menyebutkan, agenda paripurna ini merupakan bagian dari rangkaian pembahasan penting DPRD pada Desember 2025 ini bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka.
“Paripurna ini membahas persetujuan bersama Raperda perubahan badan hukum BPR Majalengka menjadi Perseroda, pencabutan Perda dana cadangan investasi, serta penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka,” kata Asep.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M Ramdhan, serta undangan yang lainnya. (Munadi)


















































































































Discussion about this post