KAB.CIREBON, (FC).- Komandan Korem (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0620/Kabupaten Cirebon pada Senin (24/11).
Kehadiran Danrem didampingi Kastel dan Kasiops Rem 063/SGJ serta disambut langsung oleh Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron beserta seluruh jajaran. Kegiatan berlangsung di Makodim 0620/Kabupaten Cirebon, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menyampaikan, dalam kunjungan tersebut menekakan sejumlah poin penting terkait tugas Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial di desa dan kelurahan, salah satunya adalah kewaspadaan terhadap penyalahgunaan nama TNI.
Danrem mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan nama institusi TNI, Kodim, Koramil, maupun Babinsa dalam berbagai persoalan di lapangan, termasuk terkait lahan dan kasus-kasus seperti koperasi “Merah Putih” serta SPPG.
“Saya meminta Babinsa lebih cermat dalam menerima informasi dan tetap berpegang pada prosedur, serta hanya bertindak atas perintah resmi dari atasan. Kita harus pintar dan tidak boleh terseret ke arah yang keliru,” ujarnya.
Danrem menegaskan, bahwa beberapa persoalan yang muncul di masyarakat seringkali menyeret nama TNI tanpa dasar jelas. Ia menekankan agar Babinsa melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kelurahan untuk melaporkan secara berjenjang jika menemukan kejanggalan.
Ia menekankan bahwa TNI hadir sebagai bagian dari negara yang melayani masyarakat. Babinsa diminta menjaga ucapan dan sikap, serta tidak menyampaikan hal-hal negatif terkait kebijakan pemerintah kepada masyarakat. (Johan)














































































































Discussion about this post