KAB. CIREBON, (FC).- Enam bangunan ruko yang berada di jalan Pangeran Cakrabuana, Keluarahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon alami kebakaran hebat, Sabtu (27/9) malam sekitar pukul 19:30 WIB.
Api diduga berasal dari sebuah percikan konsleting listrik di Warung Madura. Kobaran api membuat panik pemilik warung dan warga sekitar kejadian.
Sembari menunggu mobil Damkar dari unit Sumber, warga berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.
Salman Alfarizi (32) tetangga sekaligus saksi mata di tempat kejadian menceritakan, api pertama muncul dari dalam Warung Madura.
Kemudian api dengan cepat membesar dan langsung membakar seluruh isi warung. Tiupan angin membuat api cepat merambat ke lima bangunan ruko yang berada sebelahnya.
“Kami coba padamkan dengan alat seadanya biar kebakaran tidak merembet, jangan sampai semua toko dan rumah yang ada di sekitarnya ikut terbakar,” kata Salman, Sabtu malam (27/9)
Sementara itu, di lokasi kejadian Kepala Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra menyampaikan diduga api berasal dari konsleting listrik yang terjadi di Warung Madura.
“Karena banyak material yang mudah terbakar api dengan cepat menjalar ke bangunan yang disekitarnya,” ujar Dadang
Apalagi, lanjut Dadang di Warung Madura itu menjual bensin eceran sehingga api dengan cepat membesar. Pihaknya menerjunkan lima mobil pemadam dari unit terdekat dan satu mobil water suplay untuk memadamkan api.
“Selang beberapa jam api bisa dikendalikan. Bersyukur api tidak menjalar ke tempat lain,” ungkapnya.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, hanya kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Kami mengimbau warga untuk hati-hati saat menyambungkan kabel listrik yang bisa menyebabkan percikan api awal kebakaran diduga api berasal dari salah satu warung Madura. Kemudian merembet ke bangunan lainnya yang bersebelahan. Sempat ada ledakan dan api menyambar kabel listrik,” ujarnya
Dadang memastikan belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran.
“Penyebab kebakaran kami belum mengetahui pasti apakah konsleting listrik atau dari kompor gas. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
Disebutkan Dadang, upaya pemadaman melibatkan kolaborasi antara tim Damkar Kabupaten dan Kota Cirebon.
“Kurang lebih ada enam armada Damkar dari Kabupaten maupun Kota Cirebon yang melakukan pemadaman api berhasil kami padamkan sekitar pukul 22.30 WIB. Saat ini kami masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran beruntung dibantu hujan,” pungkasnya. (Johan)

















































































































Discussion about this post