KAB.CIREBON, (FC).- Purna pasukan pengibar bendera (Paskibra) dan Anggota Paskibra Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon melakukan aksi solidaritas atas meninggalnya anggota Paskibra DF (15) siswi SMAN 1 Natal Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara dibunuh dan diperkosa tetangganya sendiri, YS (22), agar dihukum seberat-beratnya bila perlu hukuman mati.
Aksi solidaritas sesama anggota paskibra yang dilakukan anggota dan Purna Paskibra Kecamatan Pangenan dilaksanakan Rabu (6/8), diisi dengan pengibaran bendera setengah tiang sebagai ungkapan belasungkawa, pemanjatan doa dan orasi.
Pembina Purna Paskibra Kecamatan Pangenan, Qorib Magelung Sakti mengungkapkan, aksi yang dilakukan merupakan aksi solidaritas sesama anggota Paskibra, dimana saat ini semua anggota Paskibra sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan pengibaran sang saka merah putih dalam peringatan HUT RI ke 80 pada 17 Agustus mendatang.
Dalam situasi tersebut, rekan anggota Paskibra Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal, DF sepulang melaksanakan latihan paskibra justru mendapat tindak kejahatan yang sangat keji dari orang yang memanfaatkan situasi kepulangan DF selesai latihan.
Bagaimanapun sesama anggota paskibra tentunya memiliki ikatan bathin yang kuat dimana kematian saudara DF membuat anggota paskibra lainnya sangat terpukul
“Kita semua tahu, saat ini saudara-saudara kita anggota paskibra sedang sibuk persiapan siang malam untuk menyiapkan pengibaran bendera snag merah putih dalam peringatan HUT RI mendatang, namun setelah pulang latihan, saudari DF mendapat tindakan kejahatan yang sangat keji,” ungkapnya.
Atas keprihatinan terhadap sesama anggota paskibra, Qorib mengimbau kepada seluruh anggota paskibra seluruh Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang dan mendoakan untuk DF yang telah gugur mendahului atas kejadian kejahatan yang menimpanya.
“Kami keluarga besar purna menundukan kepala, merasa bersedih dan berkabung serta mendoakan DF yang telah gugur akibat tindakan kejahatan,” ungkapnya.
Qorib juga menegaskan, seluruh anggota paskibra dan purna paskibra se Indonesia menuntut kepada aparat hukum untuk menghukum pelaku tindakan keji terhadap DF dengan hukuman seberat-bertanya.
“Kami mewakili paskibra seluruh Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto agar pelaku dihukum mati, karena telah melakukan tindakan yang sangat keji dan tak berprikemanusiaan kepada saudara kami,” ungkapnya. (Nawawi)















































































































Discussion about this post