KAB. CIREBON, (FC).- Kesuksesan seseorang ternyata tidak selalu datang dari mereka yang mempunyai pengalaman di bidangnya.
Ada juga profesional yang meniti karirnya dari nol pengalaman tapi mampu mencapai puncak karirnya berkat kegigihan belajar.
Seperti yang dijalani oleh Hendi Hendrato Division Head of Marketing & Asset Management PT. Tulus Asih Group, perusahaan developer properti terkemuka di Cirebon.
Sebelum menduduki jabatan sekarang, Hendi memimpin divisi retail salah satu unit bisnis Tulus Asih Group.
Divisi retail ini membawahi manajemen Bakpia Wong, Nav Karaoke, Amare Coffee, dan Biro Travel Umroh Bhakti Tour.
Diakui Hendi, saat mendapat amanah mengelola properti 3 tahun lalu, ia sama sekali belum punya pengalaman alias awam.
“Saya mengetahui bisnis properti dari nol, saya pelajari semua, dan alhamdulillah sampai sekarang saya sudah paham,” ujarnya
Meskipun belum punya pengalaman, namun hal itu bukan menjadi hambatan. Justru menjadikan tantangan.
Ia mempunyai semangat untuk belajar memahami dengan mengikuti seminar-seminar properti dan terjun langsung ke lapangan.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar masuk ke dunia properti. Jabatan saya kini sebagai Division Head Marketing & Investment yang membawahi semua project Tulus Asih Group,” kata pria kelahiran Medan ini saat diwancarai FC, Senin (24/3).
Divisi yang diembannya menjalankan 18 project perumahan subsidi yang tersebar di wilayah Cirebon, Kuningan, Indramayu, Serang dan Bandung.
Ia juga masih memimpin pengelolaan Bakpia Wong, Amare Karaoke & Billiar yang sebelumnya bernama Nav Karaoke, serta Amare Kafe.
“Kebetulan dengan Nav kita sudah tidak bekerjasama lagi. Sekarang kita kelola sendiri, namanya Amare Karaoke sama Billiard,” kata ayah 3 anak yang sudah 7 tahun menjalani karir di Tulus Asih Group.
Selain kegigihan belajar, ia memegang teguh konsisten dan integritas dalam mengemban tugas yang diberikan perusahaan.
“Sebenarnya perjalanan karir saya dari awal, beberapa bidang yang saya terjun itu sebagian besar memang bukan bidang saya,” ungkapnya
Prinsip konsisten dan integritas ini juga ia tekankan kepada tim marketing bawahannya, menanamkan budaya kerja.
Tim marketing juga dibekali dengan training krena sebagian besar mereka baru lulus dari perguruan tinggi (fresh graduate) yang belum memiliki pengalaman kerja.
“Intinya jangan takut untuk belajar. Kalau kita gagal, lebih baik gagal tapi mencoba daripada takut gagal tapi takut mencoba,” ungkap Hendi.
Sebagai developer yang sudah berdiri lebih dari dua dekade, PT. Tulus Asih Group bertekad menjadi developer berskala nasional.
Tekad ini telah dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Developer Subsidi Terbaik 2024 dari BTN Syariah.
Tulus Asih Group dinobatkan sebagai The Best Subsidized Developer dengan realisasi akad kredit terbanyak secara nasional, yakni mencapai 2.500 unit.
“Kita masih punya target besar di 2025 ini. Kita punya target 4000 akad. Jangka panjangnya saya ingin membuktikan bahwa Tulus Asih Group bisa menjadi developer nomor 1 secara nasional,” tukasnya. (Andriyana)













































































































Discussion about this post