KAB. CIREBON, (FC).- Resahkan warga karena pencemaran udara, Polresta Cirebon bergerak cepat dengan menurunkan Unit Inafis Satreskrim dan Tipidsus telusuri kebenaran penyebab bau busuk di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/10).
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, melalui Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa menjelaskan, langkah kepolisian berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan bau tak sedap selama tiga hari berturut – turut.
“Hari ini kami meninjau langsung adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran udara. Kami menemukan adanya bahan makanan kentang yang sudah membusuk, diduga kentang, yang menimbulkan bau menyengat,” ujar Putu, Rabu (1/10).
Kepolisian, lanjut Putu, sudah mengambil beberapa sampel untuk dilakukan uji laboratorium.
Hasil uji tersebut nantinya akan menentukan apakah bahan tersebut berbahaya atau tidak bagi kesehatan.
“Selain itu kami akan memanggil saksi-saksi, pengelola usaha, serta mengundang dinas-dinas terkait untuk melakukan klarifikasi mengenai legalitas ijin dan lainya,” tegas Putu.
Tim Inafis Polresta Cirebon masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan masyarakat sekitar.
Penyelidikan juga akan difokuskan pada asal-usul kentang busuk tersebut, dan bagaimana pengelola usaha mendapatkannya.
“Kami masih mendalami dari mana asal bahan makanan itu didapat, serta bagaimana pengelolaannya. Semua akan diklarifikasi sebelum kami mengambil langkah hukum,” ujar Kompol Putu.
Sementara itu, Melin, anak dari pemilik gudang yang disewa pengusaha limbah kentang bernama Heriyanto mengatakan, penggilingan kentang itu baru digunakan ketika bahan baku kentang mulai diproses.
“Penggilingan kentang itu baru ada ketika mulai menggunakan kentang, artinya memang pemilik sudah tahu kalau kentang itu harus diproses melalui penggilingan karena sebelumnya mesin itu tidak ada,” jelas Melin.
Sebelumnya, Warga Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan bau menyengat yang menyeruak hingga radius beberapa kilometer.
Setelah ditelusuri, sumber bau itu berasal dari tumpukan kentang busuk yang disimpan di sebuah gudang, yang diduga diolah menjadi bahan baku pakan ternak. Keluhan warga akhirnya sampai ke telinga aparat kepolisian. (Johan)
.*















































































































Discussion about this post