KAB.CIREBON, (FC).- Setelah mengikuti Musda HIPMI di Karawang, pada 9 Maret lalu, tujuh orang dari Badan Pimpinan Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon yang masuk dalam cluster A menjalani pemeriksaan rapid test di Covid Center Watubelah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Sabtu (28/3).
Usai diambil sample darahnya, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, Ekki Bahtiar mengatakan, tujuh orang dari Kabupaten Cirebon telah mengikuti pemeriksaan seluruhnya. Dan alhamdulillah semua dinyatakan negatif, diantaranya tiga orang senior HIPMI Kabupaten Cirebon.
“Selain BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, ada 23 BPC HIPMI lainnya diseluruh Indonesia yang menjalani pemeriksaan yang sama. Insya Allah semuanya dinyatakan negatif. Artinya 99 persen teman-teman HIPMI Jawa Barat semua negatif dari virus corona,” beber Ekki kepada Fajar Cirebon.
Dia meyakini, karena saat berlangsungnya acara Musda di Kabupaten Karawang, sebagian besar peserta Musda, termasuk dari BPC HIPMI Kabupaten Cirebon tidak bersentuhan langsung dengan tamu-tamu VIP.
“Hanya tamu-tamu VIP saja yang terjangkit, saya kira begitu. Jadi ini sebenarnya bentuk kasih sayang kepada kami, pemerintah menjaga kami. Kami tidak beranggapan negatif terhadap pemerintah provinsi yang menganggap kami cluster A yang wajib diperiksa. Ini kami buktikan bahwa teman-teman HIPMI se-Jabar 99% negatif,” tegas Ekky.
Ekki menambahkan, pemeriksaan rapid test ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa seluruh anggota HIPMI dan seluruh ketua BPC, semuanya negatif corona. Itu berarti, HIPMI bukan sebagai penyebar Covid-19 di Kabupaten Cirebon. “Insya Allah kami hanya jadi penyebar pengusaha-pengusaha muda saja,” ujar Ekki.
Meski sudah dinyatakan negatif, Ekki melanjutkan, HIPMI bukan terlena. Sebaliknya, HIPMI akan tetap waspada dan mengikuti anjuran Pemerintah maupun tenaga medis yakni menjalani isolasi mandiri sampai batas waktu yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam masa penanganan Covid-19.
Sementara, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menyampaikan, selain 7 orang dari BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, di hari perdana pelaksanaan juga ada 48 orang lainnya yang menjalani rapid test. Sehingga, jumlah total orang menjalani rapid tes sebanyak 55 orang.
“Dari hasil pemeriksaan pertama, tim medis menyatakan semuanya negatif corona. Akan tetapi mereka masih harus menjalani pemeriksaan ulang pada 5 sampai 10 hari yang akan datang,” katanya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post