KAB. CIREBON, (FC).- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Jati menunjukkan keseriusannya melayani kawasan industri di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Sepanjang 2024, perusahaan ini membangun jaringan pipa air bersih sepanjang kurang lebih 19 kilometer.
Infrastruktur tersebut disiapkan untuk menjamin ketersediaan pasokan air bagi sektor industri.
Sejumlah perusahaan telah berkomitmen menjadi pelanggan PDAM.
Di antaranya Indofood, Avian, Pokphand, perusahaan garam, Superblock Material (pabrik bata ringan/hebel), serta beberapa industri lainnya.
Di kawasan pabrik, perusahaan Long Rich juga telah mengajukan sambungan air industri.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Jati, Suharyadi mengakui pada awalnya masih ada industri yang ragu menggunakan layanan PDAM.
Namun, menurut dia, kondisi tersebut berubah setelah mereka merasakan langsung kualitas layanan.
“Awalnya memang ada industri yang agak berat masuk PDAM. Tapi setelah jadi pelanggan, justru minta penambahan kapasitas karena kualitas layanan kami,” kata Suharyadi.
Ia mencontohkan kebutuhan air industri Long Rich yang meningkat signifikan.
Dari semula 7.000 meter kubik per bulan, kini naik menjadi 15.000 meter kubik per bulan.
Permintaan tersebut dapat dipenuhi karena Tirta Jati masih memiliki kapasitas cadangan (idle capacity) dari SPAM Waled dan WTP Waled.
“Sekarang Long Rich komitmen penuh menggunakan PDAM. Ini bukti kalau layanan dan kualitas bagus, industri justru beralih dan meninggalkan artesis,” pungkasnya.
Suharyadi menyampaikan bahwa peningkatan kebutuhan air pelanggan industri menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas layanan Tirta Jati.
Ia juga menegaskan ketersediaan kapasitas cadangan dari SPAM dan WTP Waled menjadi faktor pendukung pemenuhan permintaan tersebut.
Ia optimistis langkah strategis penguatan infrastruktur ini akan meningkatkan kualitas layanan air bersih sekaligus memperkuat kinerja perusahaan secara berkelanjutan. (red/FC)
















































































































Discussion about this post