“Pembangunannya secara bertahap, dengan nilai sekitar Rp49 milyar. Nantinya sistem keamanan dengan sistem online, pengaturan kedatangan dan keberangkatan bus akan lebih teratur, ruang tunggu yang nyaman. Dan direncanakan juga ada hotel yang terintegrasi dengan terminal,” ungkapnya.
Komarudin sedikit menerangkan tahapan revitalisasi ini. Diantaranya pembangunan utama pada lantai 1 dan 2, bangunan penunjang untuk bengkel bus, mess sopir dan tempat genset dan pekerjaan landscape terminal.
“Tahun ini, kata dia, baru dikucurkan Rp20 milyar. Sisanya tahun depan,” terang Komarudin yang sebelumnya menjabat Kepala Terminal Kuningan ini.
Dalam proyek revitalisasi ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada manajemen PO Bus dan pedagang. Mereka sudah paham dan siap bekerjasama demi kelancaran pekerjaan.
“Secara keseluruhan, revitalisasi ini tidak menggangu aktifitas terminal,” imbuhnyanya. (gus)














































































































Discussion about this post