Walau begitu, pihaknya tetap mengingatkan awak bus, agar kapasitas kursi hanya bisa diisi 50 persen saja. Dan kenyataannya bus tetap kosong, karena sepi penumpang .
Protokol kesehatan juga masih menjadi aturan baku baginya, penumpang harus cuci tangan, pengukuran suhu dan wajib memakai masker. Kemudian menunjukkan surat keterangan izin masuk (SIKM) dan keterangan sehat dari instansi terkait.
“Bila ada penumpang yang tidak mengikuti aturan, kita dengan tegas melarangnya untuk naik bus,” imbuhnya.
Ditemui terpisah, salah seorang penumpang bus Sumarna (55) menyambut baik pengoperasian kembali terminal. Pasalnya, dia harus bolak balik ke Yogyakarta untuk menjenguk anaknya yang kuliah dengan menggunakan travel.
“Alhamdulillah, bus sudah beroperasi bisa dapat tranportasi murah dibandingkan dengan memakai travel,” pungkasnya.
Pada bagian lain, Komarudin menginformasikan bahwa terminal yang dipimpinnya juga akan dilakukan revitalisasi. Dan revitalisasi ini menjadi tanggung jawab langsung dari kemenhub. Dengan anggaran dari APBN karena Terminal Harjamukti merupakan terminal tipe A.














































































































Discussion about this post