KOTA CIREBON, (FC).- Masyarakat pengguna jalan mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di trotoar Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Selain mengganggu pengguna jalan, tumpukan sampah itu juga tidak sedap dipandang mata.
Tumpukan sampah berupa daun dan ranting bekas penebangan pohon itu, ternyata sudah satu minggu lebih terkesan dibiarkan teronggok. Warga yang kebetulan berdagang dekat tumpukan sampah itu, sebenarnya sudah ada yang mencoba menanyakan kepada petugas bagian kebersihan, tapi belum ada tindaklanjutnya.
Kondisi ini tentunya tidak sepantasnya terjadi, apalagi sampah tersebut dekat dengan pusat perbelanjaan. Yang tiap hari ramai dikunjungi masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kota Cirebon.
Keadaan tumpukan sampah kering tersebut, bagi yang melintas sangat tidak enak dipandang, karena dekat dengan sekolah yakni SMA Negeri 2, kuliner dan pusat perbelanjaan yang berada di jalur protokol.
Kondisi cuaca musim penghujan sekarang, dikhawatirkan tumpukan sampah daun kering dan ranting tersebut, bisa terbawa arus air hujan dan menyumbat saluran drainase. Dan bisa berpotensi menimbulkan genangan air di Jl. Cipto Mangunkusumo.
“Sudah ada yang menanyakan ke petugas DLH yang biasanya lewat, tapi tetap aja sampah itu gak diangkut, padahal sangat mengganggu bagi pejalan kaki,” kata Ahmad salah seorang pedagang dekat tumpukan samaph tersebut kepada FC, Kamis (24/2).
Sementara itu Tarita, petugas dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) yang sempat ditemui FC mengaku, jika yang berwenang mengangkut sampah itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.
“Bagian penebangan memang ada di DPRKP tapi kalau pengangkutannya itu bukan bagian kami, itu kewenangan dari Dinas LH,” kata Tarita.
Sementara itu belum ada keterangan dari DLH Kota Cirebon terkait dengan penumpukan sampah di jalan protokol itu.(Herman/Job/FC)















































































































Discussion about this post