KUNINGAN, (FC).- Sebanyak 32 santri di Pondok Pesantren Al IkhlashPutri Ciomas Ciawigebang dikabarkan positif Covid -19. dan kini Ponpes tersebut lockdown.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana membenarkan kabar tersebut.
Dia menyampaikan informasi sementara yang dia terima seperti kabar beredar. Dan dia sedang berkoordinasi dengan Satgas Kecamatan dan koordinasi dengan Satgas Kabupaten untuk langkah selanjutnya.
“Upaya awal sementara Ponpes akan ditutup, kebetulan hari ini baru pulang dari sana,” ujar IB panggilan akrab Indra Bayu, Selasa (1/6).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Hj Susi Lusiyanti saat dihubungi menyampaikan, koronologis awal adanya seorang santri berobat ke dokter swasta dengan gejala anosmia atau hilang indra penciuman, yang kemudian lapor ke Puskesmas karena curiga gejala Covid -19.
“Karena seluruh praktik dokter swasta sudah berkerjasama dengan pihak Puskesmas, maka pihak Puskesmas langsung melaporkan ini ke kita, dan kita menggerahkan awal untuk tes swab antigen secara acak sebanyak 40 orang dari 80 orang yang bergejala,” ungkap Susi.
Setelah dilakukan swab antigen dari 40 orang tersebut, ternyata hasilnya sebanyak 32 orang santri dinyatakan positif. Tentunya pihaknya sudah berkoordinasi untuk penyemprotan dan lain sebagainya.
“Dan rencananya, besok (hari ini,-red) akan dilakukan swab PCR secara keseluruhan sebanyak 120 orang, baik santri maupun guru yang belum dilakukan test awal kemarin,” ujar Susi.
Untuk sementara, Susi mengaku sedang mendirikan pos di lokasi tersebut, dan memastikan aktivitas di pondok pesantren dihentikan, dan seluruh santri tidak boleh meninggalkan lokasi. (Ali)










































































































Discussion about this post