“Kita terjunkan psikiater, dokter, perawat jiwa dan lainnya. Kita jemput bola ke sini periksa langsung,” imbuhnya.
Dari 35 pasien yang terdaftar, menurut Ayip, hanya 33 pasien yang dinyatakan siap untuk menjalani perawatan di RSMM Bogor. Sedangkan para ODGJ tersebut dibawa menggunakan satu unit bus dan dua unit ambulan.
“Para pasien itu nantinya akan menjalani perawatan dan pengobatan selama 26 hari di RSMM dan pasien akan kembali dipulangkan pada tanggal 9 Maret 2020 mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, H. Alimudin, terdapat 35 ODGJ yang didaftarkan untuk dapat menjalani perawatan di RSMM pada gelombang kedua ini. Namun, yang datang hanya 33 ODGJ.













































































































Discussion about this post