MAJALENGKA,(FC).- Pengerjaan proyek pembangunan Alun-alun Kabupaten Majalengka yang menelan anggaran mencapai Rp18 miliar itu saat ini dihentikan sementara.
Berdasarkan pantauan FC, Senin (30/3), nampak kondisi bangunan baru sudah terlihat megah dan kokoh. Wajah alun-alun Majalengka pun nampak berubah. Namun di lokasi proyek tidak ada satupun pekerja yang tengah melakukan proses pembangunan Alun-alun Majalengka.
Kondisi tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang H Agus Tamim. Dia mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena proses pembangunan Alun-alun Majalengka pada tahap 1 sudah selesai, dan saat ini sedang dalam proses lelang tahap kedua.
“Kemarin itu baru selesai tahap satu, sekarang untuk tahap ke dua masih dalam proses lelang, dan hingga sampai saat ini belum ada pemenangnya. Nanti kalau sudah ada pemenangnya, akan kita laporkan ke gubernur jawa barat. Karena bagaimanapun juga pembangunan Alun-alun adalah kewenangan Gubernur Jawa Barat dan yang menganggarkan adalah pak gubernur,” jelasnya saat dikonfirmasi via teleponnya, Senin (30/3).
Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa dalam prosesnya hingga saat ini belum ada intruksi lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi mengenai pembangunan Alun-alun Majalengka.
Agus Tamim yang sebelumnya menjabat juga sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Dan Pertanahan memperkirakan Pemerintah Provinsi saat ini sedang fokus dulu menangani upaya antisipasi penyebaran Covid-19.
“Apalagi saya dapat informasi bahwa, demi menyelamatkan nyawa masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mempersiapkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelasnya. (Munadi)











































































































Discussion about this post