KUNINGAN, (FC).- Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan terhadap bidang pertanian termasuk kepada petani dinilai masih minim. Hal itu tidak sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kuningan berbasis pertanian dan pariwisata.
Penilaian itu disampaikan, Susanto, selaku anggota Komisi Bidang Perekonomian DPRD Kuningan setelah menggelar reses di beberapa desa di Daerah Pemilihan 5. Keluhan yang dirasakan konstituennya hampir sama yaitu minimnya perhatian pemerintah kepada kemajuan pertanian di Kuningan.
“Turun langsung mendengarkan keluh kesah petani, rata-rata keluhannya belum ada perhatian lebih di bidang pertanian. Ini kontradiksi dengan pemerintah yang selalu menggaungkan Kuningan berbasis pertanian dan pariwisata,” kata Susanto, Senin (6/7)
Ketidakseriusan pemerintah dalam mendukung kemajuan pertanian itu diperparah dengan bantuan benih padi dari Dinas Pertanian Kuningan yang gagal tumbuh. Berdasar informasi warga, lanjut Susanto, pernah ada bantuan benih padi dari Pemkab tetapi ketika ditanam tidak tumbuh sebagaimana mestinya.
Sebagai bukti laporan tersebut pihaknya meminta contoh bibit yang pernah diberikan Pemkab untuk ditindaklanjuti.
“Padahal merek benihnya cukup terkenal. Bukan merek sembarangan. Karena tidak tumbuh ketika disemai, benihnya masih ada dan kami bawa untuk ditindaklanjuti,” tutur politisi PKB ini.















































































































Discussion about this post