MAJALENGKA, (FC).- Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Majalengka menggelar turnamen catur tingkat nasional, bertajuk ‘Bupati Cup Majalengka’, dengan menghadirkan 12 atlet berkategori master.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Graha Sindangkasih, Kabupaten Majalengka ini, diikuti oleh 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 12 peserta berkategori master.
Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi mengatakan, meski di tengah pandemi Covid-19, yang segala sesuatunya terbatas, Percasi Majalengka dapat menggelar agenda rutin tahunan tersebut.
“Pada Piala Bupati ini, saya ingin berkomitmen, bahwa setiap aspek pembangunan dijalankan. Tidak hanya infrastuktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, bidang olahragapun demikian,” ujar Bupati, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Ketua Umum Percasi Majalengka, Senin (7/12).
Menurut Bupati, Kabupaten Majalengka dinilai masih berada di level bawah dalam segala kejuaraan olahraga. Dengan begitu, pihaknya berkewajiban mengungkit prestasi-prestasi olahraga yang bisa dimungkinkan berkembang dengan potensi yang ada.
Salah satunya, sambung dia, meminta kepada Komite Olahraga NasionaI (Koni) Majalengka, untuk mencari potensi-potensi yang ada, guna memajukan prestasi olahraga di Majalengka ini.
“Saya sudah minta kepada Koni, jika menginginkan semua cabang olahraga kita maju dan bagus, maka cari yang berpotensi. Apa yang sekiranya berpotensi di Majalengka ini untuk kemajuan olahraga kita,” katanya.
Baca Juga: Diikuti 92 Peserta, Turnamen Tenis HUT Korpri Berlangsung Meriah
Disinggung apakah kegiatan tersebut melanggar protokol kesehatan karena berpotensi mengundang kerumunan, Bupati menegaskan pihaknya sudah meminta jaminan akan hal tersebut.
Oleh karena itu, sebelum turnamen ini digelar, pihaknya telah menginstruksikan berbagai upaya, terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona, diantaranya memakai masker, adanya tempat cuci tangan, jaga jarak, termasuk lokasi turnamen terus disterilkan dengan disinfektan.
“Selain itu, para peserta juga telah membawa hasil rapid tes untuk mengikuti turnamen tersebut. Nanti jika memang dilanggar, kami memperbolehkan penegak hukum untuk menghentikan even tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Percasi Majalengka, Agus Permana menyampaikan, turnamen catur Piala Bupati ini digelar selama tiga hari, yakni Senin sampai dengan Rabu (7-8-9/12).
“Pesertanya dari berbagai daerah, termasuk dari daerah paling timur, yakni Papua. Ada juga dari Jabar, Jateng, Jatim, Kalimantan Timur, NTB, Lampung, Banten dan yang lainnya,” pungkasnya. (Ibin)
















































































































Discussion about this post