Satu per satu para pengunjung pasar yang akan keluar diberhentikan dan diminta turun untuk dilakukan tes swab dengan mengambil sample cairan dari lubang hidung.
Tidak hanya pengunjung, swab secara acak juga dilaksanakan terhadap para pedagang. Pada kesempatan itu, pedagang yang berada di area belakang pasar nampak kaget karena mereka tiba-tiba didatangi petugas gabungan dan harus meninggalkan kiosnya guna menuju lokasi tes swab.
“Saya baru saja melayani pembeli, tapi tiba-tiba diminta ikut test. Ya saya kaget aja, test apa karena memang saya tidak tahu. Ternyata saya ditest corona. Tapi saya ikut saja, biar saya lega kalau sudah ditest sih,” kata salah seorang pedagang sembako. (Agus)












































































































Discussion about this post