KOTA CIREBON, (FC).- Stunting adalah masalah tumbuh kembang anak, yang ditandai dengan tinggi badan anak yang rendah, sementara berat badannya mungkin normal sesuai dengan usianya. Anak dikatakan stunting bila tinggi badannya tidak bertambah signifikan sesuai dengan usianya, atau bila dibandingkan dengan tinggi badan yang anak itu dapatkan saat baru lahir.
Gangguan tumbuh kembang anak tersebut biasanya diakibatkan oleh gizi buruk (malnutrisi), infeksi berulang, dan stimulasi atau perawatan psikososial yang tidak memadai pada anak dari 1000 hari pertama, sejak pembuahan sampai usia dua tahun.
Atas hal tersebut, PemkotCirebon berupaya secara maksimal dalam menangani stunting pada anak yang ada di Kota Cirebon. Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati mengakui, di sejumlah titik di Kota Cirebon masih terdapat anak yang mengalami stunting.
“Setiap keluarga harus memperhatikan dan mengoptimalkan 1.000 hari pertama kehidupan. Selama kurun waktu ini pemenuhan gizi sangat penting agar pertumbuhan anak bisa optimal,” ungkap Eti, Sabtu (26/2), dalam kegiatan Webinar Hari Gizi Nasional ke 62.
Berbicara tentang gizi anak, kata Eti, selain orangtua, juga tidak lepas dari peran para kader Posyandu di setiap kelurahan. Mereka berada di garda depan dalam upaya pencegahan stunting.
“Kekuatan Posyandu tidak lepas dari peran kader. Mereka adalah aset berharga dalam menyukseskan upaya penurunan stunting,” katanya.
Pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh kader posyandu yang sudah mengabdikan diri selama ini. “Kami sangat berterimakasih, sudah memperhatikan kesehatan anak-anak penerus bangsa,” ucap Eti.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatkan, stunting di Kota Cirebon tidak terlalu parah, tetapi masih menjadi ancaman. “Makanya bagi ibu hamil, gizi harus terus diberikan,” kata Edy.
Edy menambahkan, pemenuhan gizi adalah kunci dari upaya pencegahan stunting. Sebab, melalui pemenuhan gizi pada anak, dapat mencetak generasi sehat dan unggul.
Sementara itu, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kota Cirebon, Tursiwi Widiarti menambahkan, pencegahan dan penanganan stunting harus melibatkan berbagai sektor.
“Sebagai pejuang pemenuhan gizi, kita juga jangan bosan untuk menyosialisasikan serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi pada anak,” tandasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post