Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Astanajapura Dr. Zenal, mengungkapkan, acara penyambutan santri yang tiba pagi hari tersebut, selain disaksikan unsur Muspika, termasuk Tim Medis UPT Kesehatan Puskesmas Astanajapura.
Diharapkan kedatangan santri-santri ini tidak terjadinya informasi yang menimbulkan berbagai polemik, karena upaya yang dilakulannya merupakan bentuk kewaspadaan terhadap pandemik virus Covid-19 yang begitu masif.
“Setelah dilakukan pengecekan sementara melalui pengukuran suhu tubuh dan penyemprotan desinfektan, secara umum kesehatan mereka sangat baik dan normal. Namun demikian kami menghimbau kepada seluruh santri yang baru datang untuk melakukan karantina pribadi, atau diam dirumah selama 14 hari,” pinta Zaenal.
Dengan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan desinfektan, diharapkan kesehatan mereka akan mudah terpantau dan tetap terjaga hingga tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Selain dari itu, menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dengan cara membiasakan cuci tangan dengan sabun.
“Ini adalah salah satu antisipasi agar kita tetap sehat dan terhindar dari penularan Virus Corona, dan jangan lupa senantiasa berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Penyemprotan desinfektan ini selain terhadap para santri, tim medis juga melakukan penyemprotan kepada seluruh bus dan awak bus yang mengangkut 124 santri tersebut,”jelasnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post