“Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Indramayu mendatang meliputi, pemeriksaan suhu badan, cuci tangan/handsanitizer dan penyemprotan desinfektan bagi semua petugas dan pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS),” tambahnya.
Taufik optimis, penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Indramayu bisa berjalan dengan baik. “Mari sukseskan Pilkada di Kabupaten Indramayu ini agar bisa berjalan dengan lancar, sukses dan aman serta mendapatkan Pemimpin yang amanah,” harapannya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu Nurhadi mengatakan, anggaran untuk pengawasan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Indramayu terbilang cukup sebagaimana tertuang pada Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
“Kaitannya dengan hasil optimalisasi anggaran kami tidak meminta tambahan anggaran. Karena dari efesiensi anggaran bisa memenuhi kebutuhan tambahan pengawas TPS, personal TPS dan operasional kegiatan,” katanya.
Termasuk kebutuhan APD, untuk jalannya pengawasan Pilkada tahun 2020 pihaknya hanya meminta dalam bentuk barang kepada Pemkab Indramayu.
“Untuk kebutuhan APD kami telah meminta kepada pemda dalam bentuk barang, karena memang tidak masuk dalam struktur anggaran kami dan kami tidak meminta tambaham anggaran,” tutupnya. (Agus)












































































































Discussion about this post