KESAMBI, (FC).- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Sumatera Barat melakukan kunjungan ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (9/3). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin kerjasama sekaligus penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Ruang Rapat Senat lantai 2 gedung Rektorat kampus setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Batusangkar, Kasmuri menyampaikan, saat ini kampus yang dipimpinnya tersebut memiliki beberapa mahasiswa dari luar negeri, salahsatunya mahasiswa dari Kamboja yang berjumlah 4 orang.
Karena, kata dia, saat ini umat Islam di negara tersebut memang tengah membutuhkan bantuan, khususnya perguruan tinggi Islam di Indonesia.
“Barangkali IAIN Cirebon butuh bantuan IAIN Batusangkar untuk kerjasama di luar negeri, umpanya di Semenanjung Malaysia, seperti Thailand, Kamboja, dan sebagainya, IAIN Batusangkar siap membantu IAIN Cirebon,” kata Kasmuri.
Selain itu, dia menjelaskan, MoU yang dilakukan kedua kampus ini adalah kerjasama sebagaimana umumnya yang dilakukan perguruan tinggi lainnya, yaitu di bidang pendidikan dan pengajaran. Seperti tukar menukar dosen, KKN mahasiswa, termasuk penulisan jurnal, dan lain sebagainya yang memiliki nilai positif untuk kedua kampus ini.
“Kita melihat IAIN Cirebon juga kemajuannya sangat pesat, banyak akreditasinya dan kemajuan jumlah mahasiswanya sangat pesat yang mungkin bisa ditiru IAIN Batusangkar. Melalui kerja sama ini mungkin ada yang bisa ditiru IAIN Cirebon dari IAIN Batusangkar, maupun IAIN Batusangkar meniru IAIN Cirebon. Dari kerja sama yang urgen untuk dilaksanakan mungkin tukar menukar dosen dan KKN mahasiswa,” paparnya.













































































































Discussion about this post