KAB. CIREBON, (FC).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon resmi menetapkan usulan pimpinan definitif untuk periode 2024-2029 pada Kamis (18/10) melalui rapat paripurna di gedung DPRD setempat.
Empat nama resmi diajukan sebagai pimpinan DPRD Hj Sophi Zulfia dari Fraksi PDI Perjuangan ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Sedangkan tiga wakil ketua berasal dari fraksi-fraksi yang berbeda, yakni R Hasan Basori dari Fraksi PKB, Hj Nana Kencanawati dari Fraksi Gerindra dan Teguh Rusiana Merdeka dari Fraksi Golkar.
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana yang memimpin Rapat paripurna internal usai rapat mengatakan, salah satu tugas utama pimpinan sementara adalah mengusulkan nama-nama calon pimpinan definitif untuk diajukan kepada Gubernur Jawa Barat.
Setelah keputusan dari DPRD Kabupaten Cirebon ini diterbitkan, pihaknya akan segera melayangkan surat ke gubernur melalui Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) pelantikan.
“Rapat paripurna ini merupakan langkah penting karena tugas pimpinan sementara adalah mengusulkan pimpinan definitif. Setelah ini, SK pimpinan definitif akan diajukan ke Gubernur Jawa Barat untuk pelantikan,” ujar Rudiana.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Cirebon, yang diusulkan menjadi ketua DPRD, Hj Sophi Zulfia menyampaikan harapannya agar SK dari Gubernur Jawa Barat dapat segera diterbitkan. Menurutnya, percepatan pelantikan pimpinan definitif penting agar DPRD bisa segera menjalankan tugas-tugas legislatifnya.
“Kami berharap proses di tingkat provinsi bisa cepat, sehingga DPRD bisa segera bekerja. Ada banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dari periode sebelumnya, dan itu menjadi fokus utama kami untuk segera dituntaskan pada periode ini,” kata Sophi.
Ia juga menyinggung tentang penyusunan alat kelengkapan DPRD (AKD), yang akan menjadi salah satu agenda awal setelah pimpinan definitif dilantik. Setiap partai, menurut Sophi, memiliki mekanisme internal masing-masing dalam menyusun AKD.
“Penyusunan AKD akan dibicarakan setelah penetapan pimpinan definitif. Kami akan melakukan diskusi dengan fraksi-fraksi lain untuk menentukan siapa yang akan duduk di kursi-kursi pimpinan alat kelengkapan dewan,” pungkasnya. (Suhanan)














































































































Discussion about this post