KEJAKSAN, (FC).- Anggota DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanadi meminta Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) untuk mempercepat progres pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang.
Demikian diungkapkan Daddy saat menjadi narasumber di acara “Sharring Session Bersama Kepala Kanwil Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat” di Kantor Bea Cukai Cirebon, Jumat (28/2).
Hal itu diungkapkan Daddy menanggapi masih rendahnya angka ekspor dan investasi di wilayah Ciayumajakuning yang dirilis oleh Dirjen Bea dan Cukai.
Di acara tersebut, Bagus Nugroho Tamtomo Putra dari Direktorat Fasilitas KITE DJBC menyebutkan, dampak ekonomi fasilitas KB (Kawasan Berikat) dan KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) telah menghasilkan total investasi sebesar Rp61 triliun dan total ekspor sebesar Rp345,58 triliun di Jawa Barat
Dari total ekspor dan investasi di Jawa Barat itu, wilayah Ciayumajakuning hanya memberikan kontribusi total ekspor sebesar Rp5,5 triliun dengan total investasi sebesar Rp1,24 triliun. Angka ini dinilai masih rendah dan tertinggal di Jawa Barat.
Menurut Daddy, jika Pelabuhan Patimban sudah beroperasi, akan menghasilkan nilai ekspor yang begitu besar. Untuk itu ia mendesak agar Pelabuhan Patimban dipercepat pembangunannya agar bisa segera dapat beroperasi.
“Setelah semua ekspor berjalan ada dana bagi hasil yang besar untuk Jawa Barat. Untuk itu kami fokus ke Dirjen Perhubungan Laut tolong dipercepat, tolong dipercepat, dan tolong dipercepat,” tegas mantan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat ini. (Andriyana)











































































































Discussion about this post