KOTA CIREBON, (FC).- Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon pada Kamis sore (27/11/2025), terjadi sedikit adu argumentasi antara Ketua DPRD Andrie Sulistio dengan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Sarifudin.
Adu argumen ini sendiri telah beredar videonya di WhatsApp.
Adu argumen tersebut terjadi pada saat Wali Kota Cirebon Effendi Edo sedang membacakan pandangannya terhadap agenda Rapat Paripurna, kemudian Sarifudin meminta waktu bicara atau interupsi.
“Interupsi Ketua, ijin Pa Wali ijin. Saya Sarifudin Anggota Fraksi PDI Perjuangan. Pa Wali tolong sampaikan kepada kami dan publik, mengenai dana Belanja Tidak Terduga (BTT), yang pada waktu kami reses…,” kata Sarifudin yang terhenti mengutarakan interupsinya, karena langsung dipotong oleh Pimpinan Sidang yakni Ketua DPRD Andrie Sulistio.
Andrie minta maaf kepada Sarifudin, karena tidak diijinkan untuk interupsi. “Saya potong, saya tidak ijinkan anda untuk interupsi, kalau anda mau walk out silahkan,” tegas Andrie.
Tidak terima interupsinya dipotong, Sarifudin pun mengatakan, bahwa haknya sebagai Anggota Dewan.
“Kita sama Ketua, sama-sama sebagai Anggota DPRD Kota Cirebon,” cetus Sarifudin.
Andrie pun menimpali, dirinya sebagai pimpinan rapat, tidak memberikan ijin untuk interupsi.
“Ini sudah tersampaikan pada rapat diatas, anda tidak hadir dan saya sudah menyampaikan ke Pa Wali Kota tadi di ruangan sini. Jadi tidak perlu lagi anda sampaikan,” tandasnya.
“Karena yang diatas…,” kata Sarifudin belum sempat menuntaskan argumennya, karena dipotong oleh Andrie.
“Tolong hormati Pak Wali Kota yang sedang pidato,” ucap Andrie lagi.
“Baik Pak Ketua (Andrie), saya menghormati Ketua Fraksi saya (Imam Yahya), terimakasih silahkan lanjutkan,” kata Sarifudin.
Sebagai informasi, Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon ini agendanya adalah, persetujuan/pengambilan keputusan terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah Kota Cirebon Tahun 2026, dan persetujuan/pengambilan keputusan terhadap Raperda Kota Cirebon tentang APBD Tahun 2026. (Agus)















































































































Discussion about this post