KAB. CIREBON, (FC).- Sejumlah permukiman warga di Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru mendapat pengasapan atau fogging. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.
Kegiatan fogging tersebut dilakukan oleh Pemdes Megu Cilik di tiga tempat, antara lain Blok Karang Moncol, Blok Sumur Keton dan Perumahan GDL 4, Rabu (11/5).
Kuwu Desa Megu Cilik Muttakin Billah bersama aparat desa bekerjasama dengan warga memberantas penyebab DBD dengan menggunakan fogging di tiga wilayah yang dianggap sangat rentan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.
Tujuan dari program fogging ini, aku Muttakin adalah untuk membantu pemerintah dan masyarakat agar terbebas dari gigitan nyamuk demam berdarah.
“Kami lakukan penyemprotan fogging di wilayah yang dinilai rawan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti, yaitu di Blok Karang Moncol, Blok Sumur Keton serta Perumahan Griya Damai Lestari,” jelas Muttakin kepada FC.
Kuwu Muttakin menjelaskan, penyebab berkembangnya nyamuk aedes aegypti adalah dimulai adanya genangan air bersih untuk dijadikan tempat kesempatan berkembang biaknya naymuk itu, oleh karena itu, pihaknya menghimbau agar tampungan air di ember atau bak kamar mandi jangan terlalu lama didiamkan.
“Mencegahnya gampang, selain fogging ini adalah 3M Plus. Yaitu mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menguras bak mandi dan menutup tempat terbuka serta mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk,” jelasnya.
Program fogging yang dilaksanakan pihak Pemdes Megu Cilik tersebut mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dan warga Perumahan Griya Damai Lestari 4.
“Kami sebagai perwakilan masyarakat cukup senang dengan diadakannya fogging. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Megu Cilik yang sudah membantu warga dalam penanggulangan DBD ini,” ujar Rohman. (Herman)














































































































Discussion about this post